Diet Rendah Purin

Diet adalah salah satu cara yang paling umum dilakukan jika seseorang ingin menjaga berat badan. Seseorang yang diet perlu menerapkan pola makan secara teratur. Ada berbagai jenis diet yang dapat dilakukan. Salah satu jenis diet yang dapat dilakukan adalah diet rendah purin.

Jika Anda tidak tahu apa artinya, diet rendah purin adalah jenis diet yang dapat dilakukan jika Anda mengalami gangguan pada asam urat. Asam urat merupakan hasil pemecahan purin yang secara alami diproduksi baik dalam tubuh maupun dari makanan yang Anda konsumsi.

Mengapa Diet Rendah Purin Perlu Dilakukan?

Tubuh Anda bisa mengalami peningkatan pada kadar asam urat karena Anda mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung kadar purin yang tinggi. Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda dianjurkan untuk menjalani diet rendah purin.

Diet rendah purin dapat Anda lakukan untuk mengurangi jumlah purin dalam tubuh dan jumlah asam urat dalam darah. Jika kadar asam urat melebihi jumlah yang dapat diproses oleh tubuh, maka asam urat akan membentuk kristal dalam darah dimana masalah tersebut dapat memicu batu ginjal.

Cara Menerapkan Diet Rendah Purin

Jika Anda ingin melakukan diet rendah purin, caranya sederhana. Ada dua cara yang dapat Anda lakukan, yakni Anda perlu menghindari makanan yang mengandung purin, atau Anda perlu mengkonsumsi makanan yang dapat membantu tubuh mengendalikan kadar asam urat.

Menurut American Academy of Family Physicians, diet rendah purin adalah cara yang efektif jika seseorang ingin menurunkan kadar asam urat dalam darah. Hal tersebut juga dapat mengurangi risiko komplikasi pada tubuh manusia. Semua orang dapat menjalani pola diet seperti ini, dan hal tersebut dapat membantu manusia menerapkan pola makan secara teratur seperti mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran.

Ada baiknya jika Anda mengkonsumsi makanan untuk menjaga berat badan dan memberikan energi setiap hari, namun Anda juga perlu pahami bahwa makanan yang Anda konsumsi mungkin mengandung asam urat yang tinggi.

Makanan Yang Dapat Dikonsumsi

Meskipun demikian, ada banyak makanan yang bisa Anda konsumsi untuk menjaga kadar asam urat di dalam tubuh. Makanan yang dapat Anda konsumsi adalah sebagai berikut: roti, sereal, pasta, biji-bijian, susu rendah lemak, yogurt, telur, keju, buah-buahan, sayuran, kopi, dan teh.

Makanan Yang Perlu Dihindari

Di sisi lain, Anda sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan berikut: daging asap, daging sapi muda, kerang, ikan kod, ikan sarden, ikan teri, kacang polong, kacang kering, oatmeal, kembang kol, bayam, dan jamur.

Hal Lain Yang Perlu Diperhatikan

Anda juga perlu mengkonsumsi air putih setidaknya 8 gelas setiap hari untuk membantu mendorong asam urat keluar dari tubuh Anda melalui urine. Jika Anda tidak mengkonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup setiap hari, maka asam urat di dalam tubuh akan meningkat.

Diet rendah purin merupakan cara untuk mencegah peningkatan pada asam urat dan batu ginjal. Anda perlu menerapkan pola diet ini secara rutin. Meskipun demikian, tidak hanya diet rendah purin yang dapat mencegah kenaikan asam urat, perawatan lain berupa pengobatan juga dapat menjaga kadar asam urat dalam jangka panjang.

Diet juga tidak hanya dapat dilakukan dengan menerapkan pola makan yang teratur seperti tidak mengkonsumsi dalam porsi yang banyak, namun Anda juga perlu imbangi dengan olahraga secara teratur seperti senam, berjalan-jalan di dalam atau sekitar rumah, atau yoga. Berolahraga selama 30 menit dalam sehari cukup. Tidak hanya memberikan kesehatan bagi tubuh, berolahraga juga dapat membantu menurunkan berat badan.

Kesimpulan

Itulah informasi terkait diet rendah purin yang sebaiknya Anda ketahui. Sebenarnya ada banyak makanan yang bisa Anda konsumsi, namun juga terdapat banyak makanan yang perlu Anda hindari. Menerapkan diet rendah purin adalah hal yang penting jika Anda ingin menjaga kadar asam urat dan mencegah terjadinya batu ginjal di dalam tubuh.

Diet Sehat, Hidup Sehat Read More

Fakta Menarik Mengenai Phantom Pain

Seseorang yang mengalami kondisi amputasi terhadap kaki atau tangannya masih sangat mungkin merasakan keberadaan dari anggota tubuh yang hilang. Seseorang yang diamputasi bagian tubuhnya bisa mengalami berbagai jenis rasa atau sensasi seperti rasa sakit atau tertusuk, kondisi yang dialami seseorang ini juga terkenal dengan sebutan phantom pain.

Dalam artian lain kondisi ini juga diartikan sebagai rasa sakit berkelanjutan yang dirasakan oleh seseorang setelah sesudah amputasi. Seseorang yang mengalami kondisi ini akan merasakan bagian tubuhnya masih ada meskipun sudah hilang. Munculnya rasa sakit ini paling sering terjadi dan pada umumnya dirasakan setelah seseorang menjalani operasi.

Fakta Phantom Pain

Berbeda dengan rasa sakit yang diakibatkan karena trauma yang langsung pada anggota tubuh, kondisi ini juga disebabkan karena bercampurnya pengiriman sinyal rasa dari otak atau tulang sumsum belakang. Meskipun anggota tubuh tersebut sudah tidak ada, tetapi ujung saraf di lokasi amputasi mengirim sinyal ke otak dan otak berpikir bahwa bagian tubuh masih ada.

Kondisi ini bisa berlangsung hingga beberapa saat, bisa detik, menit, berjam-jam bahkan hingga berhari-hari. Pada umumnya, kondisi ini bisa hilang dalam enam bulan pertama setelah melakukan operasi amputasi, namun tidak sedikit orang yang terus mengalami keluhan tersebut selama bertahun-tahun, berikut fakta menarik kondisi ini.

  • Gejala

Seperti penjelasan singkat di atas bahwa kondisi ini diikuti dengan perasaan nyeri yang muncul pada bagian tubuh yang sudah tidak ada. Meski demikian, karakteristik rasa sakit yang muncul dan dialami setiap orang berbeda-beda. Beberapa orang yang mengalami kondisi ini akan menjelaskan rasa sakit seperti berikut ini.

  • Merasakan sensasi terbakar.
    • Terasa seperti ditusuk jarum atau pisau.
    • Terasa dipelintir secara paksa.
    • Merasakan kram.
    • Terasa seperti kesetrum listrik.
    • Terasa seperti ditembak.
  • Beberapa Penyebab

Pertama kali kondisi ini diketahui para petugas medis, dianggap sebagai gejala psikologis pasien yang masih syok setelah amputasi. Namun, berdasarkan hasil penelitian dan eksperimen, sensasi yang ditimbulkan kondisi ini ternyata berasal dari saraf tulang belakang dan juga otak. Melalui MRI dan tomografi emisi psositron (PET), otak masih terhubung dengan bagian tubuh yang diamputasi.

Bagian otak yang sarafnya terhubung dengan bagian tubuh teramputasi mampu menunjukkan reaksi ketika pasien berada dalam kondisi ini. Otak tak lagi mendapat reaksi dari bagian tubuh tersebut, reaksi yang ditunjukkan otak adalah dengan cara mengirim sinyal rasa nyeri sebagai peringatan adanya kondisi itu.

  • Situasi Khusus

Kondisi khusus ini di antaranya rasa sakit setelah amputasi dan kerusakan ujung saraf (neuroma), misalnya seperti tangan sebelum diamputasi mengalami cedera setelah proses amputasi, kemungkinan besar seseorang tersebut tetap akan mengalami rasa sakit di bagian yang sama. Hal ini dikarenakan otak sudah otomatis dalam mengingat lokasi dan sakit yang ada.

  • Pencegahan

Pencegahan hanya bisa dilakukan ketika dokter akan melakukan amputasi, yakni dengan memastikan pasien benar-benar dalam keadaan tidak sadar. Tak hanya itu, tenaga medis juga harus memastikan bahwa prosedur amputasi berjalan dengan benar sesuai dengan aturan yang berlaku. Pasien akan dibius beberapa jam bahkan satu hari sebelum proses dilakukan.

  • Pengobatan Medis

Phantom pain masih belum diketahui obatnya, karena berhubungan dengan otak dan kemungkinan pulih sepenuhnya dari kondisi ini masih dalam tahap penelitian. Namun, para ahli medis sepakat terdapat beberapa obat yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa sakit seperti obat gejala depresi.

Penyakit Read More

Apa itu Ventrikulografi? Ini Penjelasannya

Ventrikulografi akan memberikan hasil berupa gambar pencitraan

Salah satu proses pemeriksaan yang kerap diandalkan para dokter ahli saraf guna melakukan diagnosa hidrosefalus pada anak atau kateterisasi jantung adalah ventrikulografi. Selain dari beberapa pemeriksaan umum yang dilakukan, seperti pemeriksaan tanda fisik, koordinasi dan keseimbangan, pemeriksaan sensorik hingga kondisi otot.

Definisi singkat dari pemeriksaan tersebut adalah sebuah metode dari pencitraan otak yang memakai pewarna yang kemudian disuntikan. Selain itu, penggunaan sinar x yang tujuannya untuk memvisualisasikan ventrikel pada otak. Ventrikel merupakan ruang jantung yang fungsinya memompa darah ke seluruh tubuh.

Ventrikulografi Hidrosefalus

Penyakit hidrosefalus muncul dikarenakan tidak seimbangnya produksi dan penyerapan cairan yang terjadi di dalam otak. Akibat hal itu, cairan yang terdapat di dalam otak terlalu banyak dan membuat tekanan dalam kepala meningkat. Kondisi ini bisa disebabkan beberapa faktor, seperti aliran cairan otak tersumbat, produksi cairan otak lebih cepat dari penyerapan dan penyakit atau cedera parah.

Merupakan pemeriksaan yang dilakukan dengan memasukkan kontras berupa oksigen murni atau kontras lain, prosesnya memakai alat tertentu menembus melalui fontanela anterior yang kemudian masuk ke dalam ventrikel. Setelah kontras masuk, nantinya akan terlihat dengan jelas kontras akan mengisi ruang ventrikel yang melebar.

Untuk anak yang besar karena fontanela biasanya telah menutup, untuk bisa memasukkan kontras nantinya akan dibuatkan lubang menggunakan bor pada kranium di bagian frontal atau oksipitalis. Pemeriksaan ini sangat sulit dilakukan dan memiliki risiko yang tinggi, bahkan pada rumah sakit yang telah memiliki fasilitas CT scan, prosedur ini sudah tidak lagi dipakai.

Ventrikulografi Jantung

Dalam prosedur kateterisasi jantung terdapat dua jenis prosedur, yakni pada jantung kanan dan pada jantung kiri. Penjelasan kedua prosedur ini juga tidak sama alias berbeda, untuk jantung kiri merupakan proses kateterisasi koroner melalui arteri yang terdapat di daerah tangan. Sementara penyuntikan kontras untuk mengetahui aliran darah pada jantung.

Proses ini memberikan hasil yang serupa dengan angiogram, tetapi pada angiogram zat kontras yang dimasukkan melalui arteri koronaria. Sementara proses kateterisasi jantung kiri kontras dimasukkan melalui ventrikel kiri. Kateterisasi ini akan memberikan beberapa informasi seperti fraksi ejeksi, volume ventrikel, pergerakan dinding jantung, lesi regurgitasi hingga aneurisma.

Berbeda dengan kateterisasi jantung kanan yang prosesnya melalui pembuluh darah vena, kateterisasi jantung kiri dilakukan melalui pembuluh darah arteri brachialis. Informasi terkait fraksi ejeksi ventrilel kiri pada pemeriksaan ini bisa diperoleh secara kuantitatif dan semikuantitatif. Nantinya akan memberikan visualisasi dinding ventrikel kiri pada anterior, apikal, inferior dan dinding lateral.

Sementara itu kateterisasi pada jantung kanan merupakan prosedur yang memungkinkan dokter bisa melihat ruang jantung dengan tepat. Tujuan dilakukan prosedur ini adalah untuk melakukan dioagnosa pada masalah yang terjadi pada aliran darah di sisi kanan jantung. Pada umumnya, ruang jantung kanan mencakup atrium kanan dan ventrikel kanan.

Salah satu bahan pewarna pada zat kontras yang digunakan adalah yodium, zat dengan warna kontras biasanya kerap digunakan untuk membuat sisi kanan jantung lebih mudah terlihat. Seseorang yang akan melakukan prosedur ini akan ditanya terlebih dahulu oleh dokter apakah mereka memiliki alergi terhadap yodium.

Manfaat lain prosedur ventrikulografi ini adalah memberi perkiraan viabilitas miokardium dengan membandingkan siklus jantung normal dengan siklus jantung yang mengikuti kontraksi ventrikel prematur, siklus jantung setelah pemberian obat inotropik infus dan siklus jantung setelah pemberian nitrogliserin.

Penyakit Read More