Mengenal Deuteranomali, Kondisi Buta Warna Merah dan Hijau

Mengenal Deuteranomali, Kondisi Buta Warna Merah dan Hijau

Saat seseorang mengalami kesulitan untuk membedakan warna merah dan hijau, orang tersebut mungkin menderita deuteranomali. Kondisi ini merupakan salah satu jenis buta warna yang cukup umum terjadi.

Proses identifikasi warna diatur oleh kerucut pada mata. Terdapat berbagai pigmen warna pada sel kerucut, yang memungkinkan Anda untuk mengenali warna. 

Buta warna deuteranomali terjadi apabila sel kerucut hijau tidak dapat berfungsi dengan baik dan mata Anda terlalu sensitif terhadap cahaya berwarna merah. Akibatnya, di bawah cahaya yang redup, Anda akan melihat warna merah, hijau, kuning, jingga, dan cokelat sebagai satu warna yang serupa. 

Mengapa seseorang bisa mengalami deuteranomali?

Umumnya, kondisi buta warna diwariskan secara genetik dari orang tua yang mengalami kondisi serupa. Hal ini pun juga terjadi pada deuteranomali.

Akan tetapi, dalam beberapa kasus, Anda bisa saja mengalami buta warna bukan karena faktor genetik, tetapi karena: 

  • Faktor usia
  • Katarak atau kaburnya penglihatan di lensa mata
  • Rusaknya saraf optik
  • Kerusakan fisik atau kimiawi pada mata
  • Kerusakan bagian otak yang memproses informasi warna

Deuteranomali sebenarnya tergolong sebagai jenis buta warna yang cukup umum. Kondisi ini lebih sering menyerang pria, tapi jarang terjadi pada wanita. 

Kondisi ini disebabkan oleh gangguan pada fotopigmen kerucut hijau yang tidak berfungsi dengan semestinya, menyebabkan penderita kesulitan membedakan warna yang berhubungan dengan warna merah dan hijau. 

Mengenal Deuteranomali, Kondisi Buta Warna Merah dan Hijau

Cara berhadapan dengan penderita deuteranomali

Sebenarnya kondisi buta warna deuteranomali bukanlah kondisi yang berbahaya. Beberapa penderita bahkan tidak perlu melewati proses pengobatan khusus.

Ketika berhadapan dengan penderita buta warna pun, Anda tidak perlu memperlakukan mereka dengan cara yang berbeda. Berikut ini hal-hal yang bisa Anda lakukan bila tinggal bersama dengan penderita buta warna: 

  • Memanfaatkan aplikasi

Saat ini, untuk mendukung penderita buta warna, telah hadir sejumlah aplikasi yang bisa diunduh di smartphone. Aplikasi tersebut bekerja dengan mengambil gambar dari suatu benda, kemudian mendeteksi warna dari benda tersebut. 

Anda bisa menggunakan aplikasi itu untuk membantu anggota keluarga atau teman yang menderita buta warna untuk mengenali warna benda. 

  • Mengurutkan benda

Bagi penderita buta warna, penting untuk mengurutkan benda sesuai dengan urutan warna. Hal ini penting agar mereka bisa lebih mudah mengenali warna. 

Jika Anda tinggal bersama penderita buta warna, selalu hafalkan urutan benda berdasarkan warnanya. Setelah menggunakan suatu benda, kembalikan ke posisi semula sesuai urutannya agar tidak membingungkan penghuni rumah lainnya yang buta warna. 

  • Memberikan label

Selain mengurutkan benda, Anda juga bisa memberikan label nama-nama warna pada benda-benda yang ada di rumah. Adanya label warna bisa membantu penderita buta warna untuk mengetahui warna dari benda yang ada di rumah, meskipun mereka sendiri kesulitan untuk mengenali warna tersebut. 

Apabila buta warna terjadi pada anak-anak, pemberian label warna adalah cara yang efektif untuk memandu anak Anda sekaligus mengajarkan mereka tentang warna-warna dari benda. Anda juga perlu menyampaikan pada guru di sekolah mengenai kondisi ini, agar guru bisa membantu untuk memandu anak Anda di sekolah.

Diskusikan tentang warna dari benda-benda yang ada di sekitar Anda kepada anak. Hal ini bisa membantu Anak untuk terbiasa dengan nama-nama warna dan lebih mudah mengenali warna nantinya. 

Kondisi deuteranomali tidak akan menimbulkan gejala yang berbahaya. Selama kondisi tersebut tidak mengganggu aktivitas sehari-hari Anda, Anda tidak perlu mendapatkan penanganan khusus dari dokter.

Penyakit Read More
Mengenal Gejala dan Penyebab Kelelahan Kronis

Mengenal Gejala dan Penyebab Kelelahan Kronis

Merasa kelelahan itu mungkin biasa dan wajar. Biasanya akan jadi lebih baik ketika sudah beristirahat. Namun ada kondisi ketika Anda selalu merasa lelah padahal sudah tidur dan istirahat dengan cukup. Inilah yang disebut dengan kondisi kelelahan kronis. Apa itu?

Sindrom kelelahan kronis ini adalah kondisi ketika penderitanya merasakan rasa lelah yang ekstrem dan bahkan tidak bertenaga untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Kelelahan kronis ini bisa menyerang siapa saja, namun paling rentan dialami oleh wanita yang berusia 40 dan 50-an tahun.

Mengenal Sindrom Kelelahan Kronis

Penderita kelelahan kronis ini akan sulit melakukan rutinitas hariannya dengan lancar. Sebab, mereka akan merasakan kelelahan yang buruk, bahkan semenit sebelumnya masih baik-baik saja dan juga sudah beristirahat. 

Kelelahan kronis yang dialami ini biasanya tidak akan menjadi lebih baik meskipun sudah beristirahat dengan cukup sebelumnya. Setelah bangun tidur pun, penderitanya juga akan merasa sangat sulit.

Belum diketahui dengan pasti apa penyebab sindrom ini. Akan tetapi, ada faktor yang memicu terjadinya kondisi ini, seperti infeksi virus, tekanan psikologis, atau bisa juga keduanya. 

Tanda dan Gejala Kelelahan Kronis

Sebenarnya masing-masing individu akan mengalami gejala yang berbeda-beda dan tingkat keparahannya juga bisa naik turun. Namun, secara umum, ada beberapa gejala kelelahan kronis yang bisa terjadi, yaitu:

  • Merasa kelelahan yang parah atau ekstrem
  • Merasa sakit kepala
  • Memiliki masalah dengan ingatan atau sulit berkonsentrasi
  • Nyeri otot atau sendi
  • Terasa sakit tenggorokan
  • Terjadi pembesaran kelenjar getah bening di ketiak atau leher
  • Mengalami insomnia kronis
  • Pusing akan memburuk ketika mengubah posisi dari duduk ke berdiri atau dari berbaring ke berdiri.
  • Tidur tidak nyenyak atau tidak merasa segar setelahnya
  • Mengalami gangguan tidur lainnya

Gejala tersebut bisa saja hilang selama beberapa waktu dan tiba-tiba muncul kembali. Sehingga membuat sindrom kelelahan kronis ini sulit untuk dideteksi.

Penyebab Kelelahan Kronis

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kelelahan kronis ini belum diketahui secara spesifik apa penyebabnya. Akan tetapi, ada beberapa faktor risiko yang dapat memengaruhinya, yaitu:

  1. Infeksi Virus

Sindrom kelelahan kronis ini bisa terjadi setelah Anda mengalami infeksi virus, seperti virus Epstein-Barr, virus Ross River, herpes manusia, serta rubella. Namun, masih butuh penelitian lebih lanjut terkait hubungan antara virus dengan sindrom ini.

  1. Hormon yang Tidak Seimbang 

Para penderita kelelahan kronis ini biasanya juga memiliki kadar hormon yang tidak normal yang dihasilkan di kelenjar adrenal, kelenjar pituitari, maupun hipotalamus. Tetap saja, hubungan antara hormon dan sindrom ini juga masih belum diketahui jelas dan butuh penelitian lebih lanjut.

  1. Adanya Gangguan Sistem Kekebalan Tubuh

Penderita kelelahan kronis biasanya memang sedikit terganggu. Akan tetapi juga masih belum jelas apakah sistem kekebalan tubuh menyebabkan kelelahan kronis.

  1. Mengalami Trauma Fisik atau Emosional

Ada juga sebagian yang mengalami sindrom ini sebelumnya mengalami cedera, tekanan emosional, atau pasca melakukan pembedahan. 

Selain 4 faktor yang disebutkan di atas, ada juga faktor genetik, alergi, stres, dan juga faktor lingkungan yang termasuk faktor risiko seseorang bisa terkena sindrom kelelahan kronis ini.

Cara mengobati Sindrom Kelelahan Kronis

Meski belum ditemukan obat untuk mengatasi kelelahan kronis ini, namun biasanya dokter akan memberikan penanganan untuk mengurangi gejalanya. Berikut obat yang disarankan oleh dokter pada umumnya, yaitu:

  • Obat Antidepresan
  • Psikoterapi 
  • Merubah gaya hidup
  • Konsumsi suplemen nutrisi
  • Terapi pendukung seperti meditasi, pijat lembut, terapi relaksasi, hingga latihan pernapasan dalam.
Penyakit Read More

Apakah Anda Membutuhkan Episiotomi Saat Melahirkan?

Episiotomi adalah sayatan bedah yang dilakukan di area kulit vagina dan anus (perineum). Hal ini dilakukan oleh dokter kandungan atau bidan Anda saat bayi hampir dilahirkan untuk memberi lebih banyak ruang di bagian belakang vagina Anda. 

episiotomi

Namun, apakah episiotomi harus dilakukan saat Anda akan melahirkan? Lalu kriteria seperti apa yang mengharuskan Anda dilakukan tindakan sayatan tersebut ketika bayi akan lahir? Berikut penjelasan lebih detail terkait kondisi tersebut. 

Mengapa episiotomi dilakukan?

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa episiotomi meningkatkan risiko laserasi tingkat ketiga dan keempat pada perineum. Meskipun demikian, dalam situasi tertentu, dokter kandungan atau bidan Anda mungkin akan melakukan episiotomi perlu dilakukan, jika

  • Ada keluhan untuk persalinan pervaginaan operatif (forsep atau ekstraksi vakum). Persalinan pervaginam operatif dapat dilakukan jika Anda telah mendorong dalam waktu yang lama tanpa kemajuan seperti yang diharapkan, atau jika Anda tidak dapat mendorong bayi keluar karena kondisi medis atau masalah pada bayi.
  • Mempersingkat fase mendorong jika detak jantung bayi mulai rendah atau tidak normal.
  • Untuk membantu melahirkan bayi jika bayi Anda mengalami distosia bahu didiagnosis. Ini adalah saat bahu bayi Anda terjebak di belakang tulang panggul Anda. 

Efek samping

Anda mungkin perlu mendiskusikan episiotomi dengan dokter kandungan atau bidan Anda saat akan melahirkan, tentang apakah Anda perlu melakukan hal tersebut atau tidak. Pasalnya, ada beberapa efek samping dari episiotomi, di antaranya:

  • Infeksi
  • Meningkatkan rasa sakit
  • Peningkatan laserasi vagina tingkat 3 dan 4 (secara halus disebut ekstensi)
  • Waktu penyembuhan lebih lama
  • Episiotomi dapat menyebabkan nyeri saat berhubungan seks pada beberapa wanita dibulan-bulan setelah melahirkan
  • Terkadang sayatan episiotomi lebih luas daripada robekan alami

Jenis sayatan episiotomi

Ada dua jenis episiotomi yang berdasarkan pada jenis sayatannya. Meliputi:

  • Sayatan episiotomi garis tengah (median). Ini dilakukan secara vertikal dari lubang vagina lurus ke bawah menuju anus. Sayatan di garis tengah memiliki risiko lebih tinggi untuk meluas ke anus, tetapi lebih mudah diperbaiki. 
  • Insisi episiotomi mediolateral. Ini dilakukan dengan sudut dari vagina kea rah kiri atau kanan anus. Sayatan ini dapat membantu mencegah robekan yang berkepanjangan ke arah anus, tetapi seringkali lebih menyakitkan dan sulit untuk diperbaiki. 

Pencegahan

Untungnya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengurangi risiko episiotomi yang signifikan. Beberapa tindakan pencegahan dapat Anda lakukan untuk menghindari kondisi tersebut, dengan cara:

  • Nutrisi yang tepat (kulit sehat lebih mudah meregang)
  • Kegels, latihan untuk otot dasar panggul Anda
  • Pijat perineum prenatal
  • Kompres hangat, pijat perineum, dan penyangga selama persalinan

Perawatan setelah episiotomi

Setelah dilakukan episiotomi, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut untuk menghilangkan rasa sakit atau ketidaknyamanan paska-episiotomi. 

  • Minta perawat Anda untuk mengaplikasikan kompres es segera setelah melahirkan. Menggunakan kompres es dalam 24 jam pertama setelah lahir mengurangi pembengkakan dan membantu meredakan nyeri. 
  • Mandi air hangat, tetapi tunggu sampai 24 jam setelah melahirkan. Pastikan bak mandi dibersihkan dengan desinfektan sebelum Anda mandi.
  • Minum obat seperti ibuprofen untuk meredakan nyeri.

Anda dapat melakukan banyak hal lain untuk membantu mempercepat proses penyembuhan, seperti:

  • Gunakan mandi sitz (duduk di air yang menutupi area vulva Anda) beberapa kali sehari. Tunggu hingga 24 jam setelah melahirkan untuk mandi sitz juga. Anda bisa membeli bak mandi di toko obat mana pun yang pas di pinggir toilet. Atau, jika mau Anda dapat duduk di bak mandi semacam ini alih-alih naik ke bak mandi.
  • Ganti pembalut Anda setiap 2 hingga 4 jam sekali.
  • Jaga area di sekitar jahitan tetap bersih dan kering. Tepuk-tepuk area tersebut hingga kering dengan handuk bersih setelah Anda mandi.
  • Setelah Anda buang air kecil atau buang besar, semprotkan air hangat ke area tersebut dan tepuk-tepuk hingga kering dengan handuk bersih atau tisu bayi, jangan gunakan kertas toilet. 

Anda pun disarankan untuk menggunakan pelunak feses dan banyak minum air, untuk mencegah sembelit setelah dilakukan episiotomi. Selain itu, konsumsi banyak serat untuk membantu mengatasi sembelit. Namun, Anda bsia menghubungi dokter jika:

  • Rasa sakit semakin parah
  • 4 hari setelah dilakukan episiotomi belum buang air besar
  • Anda mengeluarkan bekuan darah yang lebih besar dari kenari
  • Anda mengeluarkan cairan dengan bau tidak sedap
  • Lukanya seperti pecah
Uncategorized Read More
Mengenal Cacing Mata Loa-Loa, Infeksi Parasit di Mata

Mengenal Cacing Mata Loa-Loa, Infeksi Parasit di Mata

Dalam istilah medis, infeksi cacing mata loa-loa disebut juga dengan loiasis. Kondisi ini disebabkan oleh parasit pada mata dari cacing gelang bernama loa-loa. 

Bagi sebagian orang, kondisi ini dikenal juga dengan sebutan cacing mata Afrika. Biasanya, manusia bisa mengalami kondisi ini akibat gigitan berulang dari sejenis serangga yang disebut lalat rusa. 

Cacing loa-loa tumbuh dan hidup dalam tubuh lalat rusa. Sebagian besar lalat ini tumbuh pada area hutan hujan di Afrika Barat dan Tengah. Ketika lalat menggigit manusia beberapa kali, cacing loa-loa bisa saja masuk ke tubuh manusia hingga menyebabkan infeksi parasit di mata.

Bagaimana mengetahui bila mengalami infeksi cacing mata loa-loa?

Sebagian besar penderita tidak menyadari bahwa mereka menderita infeksi cacing mata loa-loa. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya gejala tertentu yang dirasakan. 

Biasanya, tanda paling umum jika Anda menderita infeksi ini adalah pembengkakan calabar pada mata. Gejala ini terjadi karena adanya penumpukan jaringan yang tidak meninggalkan bekas lekukan jika ditekan. 

Biasanya, hal ini terjadi pada area yang dekat dengan permukaan kulit. Pada area yang bengkak, Anda bisa saja merasakan gatal. 

Ketika Anda terkena infeksi, Anda bisa melihat adanya pergerakan cacing dewasa yang melintasi permukaan mata Anda. Hal ini bisa membuat mata Anda tersumbat, gatal, nyeri, dan menjadi lebih sensitif terhadap cahaya. 

Bagi banyak orang, kondisi ini terkesan menyeramkan. Tapi, biasanya pergerakan cacing ini bisa menghilang dalam waktu kurang lebih satu minggu dan tidak menimbulkan efek berbahaya bagi mata.

Tidak hanya pada bagian mata, penderita infeksi ini juga bisa saja merasakan gejala pada area tubuh lainnya, seperti gatal-gatal di kulit, nyeri otot dan sendi, serta kelelahan. 

Dalam beberapa kasus, orang-orang yang memiliki infeksi ini dalam waktu lama rentan mengalami kondisi kerusakan ginjal. Tapi, hal ini tergolong cukup langka dan tidak umum terjadi. 

Proses pengobatan infeksi cacing mata loa-loa

Biasanya, jika Anda merasakan gejala, dokter akan terlebih dahulu melakukan diagnosa. Diagnosa dilakukan melalui hasil pemeriksaan tertentu, bisa berupa tes darah, tes laboratorium dengan pengambilan sampel, dan lain sebagainya.

Setelah melakukan diagnosa, barulah dokter bisa menentukan jenis pengobatan apa yang paling tepat untuk mengatasi kondisi Anda. 

Pengobatan untuk penyakit cacing mata loa-loa bisa jadi cukup sulit. Dokter Anda mungkin perlu melakukan konsultasi lebih lanjut dengan ahli pengobatan penyakit menular dan tropis. 

Biasanya, operasi bisa dilakukan untuk mengangkat cacing dewasa yang bergerak dan melintas di bawah permukaan terluar mata. Hal ini membantu untuk mengurangi keresahan dan meringankan gejala yang dialami pasien.

Tapi, infeksi cacing mata loa-loa tidak bisa disembuhkan sepenuhnya hanya melalui operasi. Setelah operasi pengangkatan cacing dewasa, pasien masih perlu menjalani pengobatan dengan penggunaan dua jenis obat, yaitu diethylcarbamazine (DEC) dan Albendazole. 

Diethylcarbamazine (DEC) bekerja dengan membunuh mikrofilaria dari cacing dewasa. Sementara, Albendazole baru digunakan apabila DEC tidak ampuh untuk mengatasi kondisi pasien.

Akan tetapi, DEC bisa menimbulkan efek samping serius. Bagi beberapa orang, penggunaan DEC menimbulkan radang otak, memicu koma atau bahkan kematian. Karena itu, penggunaan DEC biasanya hanya dilakukan apabila berbagai kondisi medis pasien telah diatasi terlebih dahulu.

Meski menimbulkan efek samping, kondisi infeksi cacing mata loa-loa yang Anda derita tetap bisa diatasi dengan pengobatan yang terencana dari para tenaga medis.

Penyakit Read More

Kenali Penyebab Penyakit Kolera dan Cara Penanganannya

Apa itu penyakit kolera? Penyakit kolera adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri bernama Vibrio cholerae. Penularan penyakit korea melalui media makanan, minuman, air yang terkontaminasi dengan bakteri Vibrio cholerae. Penderita kolera akan mengalami diare yang disertai dengan berbagai gejala lainnya. Kolera pernah menjadi wabah di masa lalu. Penyakit kolera ini biasanya terjadi pada daerah yang memiliki sanitasi buruk, lingkungan kotor, atau lokasi terdampak bencana. 

penyakit kolera

Penyebab penyakit kolera

Penyakit kolera disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae yang memproduksi racun bernama CTX. Racun tersebut diproduksi di usus halus sehingga menyebabkan diare dan muntah. CTX akan mengganggu aliran alami sodium dan klorida saat terikat pada dinding usus halus. Infeksi bakteri Vibrio cholerae terjadi karena beberapa hal seperti berikut ini:

  1. Air sumur atau air tampung lainnya yang telah terkontaminasi 
  2. Buah dan sayur kotor yang dikonsumsi 
  3. Makanan mentah atau setengah matang 
  4. Hewan laut bercangkang
  5. Air minum mentah dan kotor
  6. Susu segar yang belum diolah 

Gejala yang muncul

Gejala penyakit kolera tidak langsung muncul ketika terinfeksi bakteri. Gejala baru akan muncul seteah 3 hari sejak mengalami infeksi. Tubuh akan berusaha melawan bakteri dan mengeluarkannya melalui feses. Hal tersebut adalah alasan mengapa seseorang yang terkena penyakit kolera akan mengalami diare dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Berikut ini beberapa gejala yang umumnya muncul pada penderita penyakit kolera. 

  1. Merasa mual dan muntah 
  2. Diare mendadak dan tidak kunjung sembuh lebih dari 24 jam
  3. Dehidrasi 
  4. Demam tinggi
  5. Tubuh terasa lemas
  6. Mata terlihat cekung 
  7. Urine hanya keluar sedikit saja
  8. Mulut dan lidah menjadi terasa sangat kering

Cara mengatasi penyakit kolera

Penanganan penyakit kolera harus dilakukan dengan cepat apalagi jika sudah parah. Hal ini dikarenakan saat tubuh kehilangan cairan dan elektrolit dengan cepat dan banyak akan menyebabkan kematian hanya dalam periode sekitar 3 jam saja. Oleh karena itu, apabila Anda mengalami berbagai gejala penyakit kolera, segera periksakan diri ke dokter. Nantinya dokter akan melakukan diagnosis untuk memastikan apakah yang dialami memang penyakit kolera atau bukan. Serangkaian pertanyaan mengenai gejala yang dialami dan riwayat kesehatan akan diajukan. Selain itu, dokter biasanya akan menanyakan mengenai lingkungan tempat tinggal serta makanan dan minuman yang terakhir dikonsumsi. Hal selanjutnya yang dilakukan adalah mengambil sampel feses untuk dicek di laboratorium. Jika positif terkena penyakit kolera, maka terdapat beberapa cara untuk mengatasinya. 

  1. Mengatasi dehidrasi tubuh dengan cairan olarit. 
  2. Jika muntah tidak bisa dihentikan, maka akan diberikan cairan infus
  3. Pemberian obat antibiotik untuk mengurangi jumlah bakteri
  4. Pemberian suplemen zinc untuk mempercepat penyembuhan diare, terutama jika terjadi pada anak-anak. 

Penyakit kolera dapat dicegah, lho! Mencegah penyakit kolera berarti Anda perlu memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan. Usahakan untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. Anda juga perlu mencuci sayur dan buah dengan bersih sebelum dimakan. Hindari mengonsumsi makanan mentah, setengah matang, dan yang belum terjamin higines. Masaklah air hingga mendidih sebelum diminum. Selain berbagai cara yang sudah disebutkan, Anda dapat menjalani vaksin kolera sebagai pencegahan. Hubungi dokter untuk berkonsultasi mengenai vaksin kolera jika Anda ingin mendapatkannya.  

Hidup Sehat, Penyakit Read More

Bukan Hanya Menyegarkan, Inilah Berbagai Manfaat Minum Air Kelapa!

Bagi Anda yang tinggal di daerah tropis, ketika cuaca sedang terik tentu minum air kelapa akan terasa sangat menyegarkan. Air kelapa ternyata tidak hanya menyegarkan namun memberikan banyak manfaat minum air jika dilakukan secara rutin. Air kelapa dapat berfungsi sebagai pengganti air putih sehingga cocok dikonsumsi setelah olahraga, makan, atau ketika badan terasa lemas. Bagi wanita hamil dan menyusui perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi air kelapa. Selain itu, jangan konsumsi air kelapa bersamaan dengan obat sebab dapat membuat kerja obat menjadi kurang efektif.

  1. Menangkal radikal bebas

Air kelapa memiliki kandungan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Dengan air kelapa, proses pengeluaran racun dari dalam tubuh pun dapat terbantu. Hal ini secara tidak langsung dapat menghindarkan Anda dari penyakit ginjal. Selain itu, air kelapa juga dapat membantu melawan infeksi virus dan bakteri di dalam tubuh. 

  • Mengurangi dehidrasi

Saat tubuh kekurangan cairan maka Anda akan mengalami dehidrasi. Air kelapa dapat menggantikan cairan tubuh yang terserap setelah beraktivitas atau ketika Anda terserang diare. Dibandingkan dengan air putih biasa, minum air kelapa lebih efektif untuk mengurangi dehidrasi yang terjadi. Hal tersebut disebabkan oleh keseimbangan plasma dan elektrout pada air kelapa lebih mirip dengan darah ketimbang air putih biasa.

  • Mengatasi masalah pencernaan

Masalah pencernaan dan metabolisme tubuh dapat diatasi dengan air kelapa. Kandungan asam amino, enzim, mineral, dan asam lemak pada air kelapa dapat mengatasi masalah pencernaan seperti diare. Metabolisme dalam tubuh juga akan ikut meningkat apabila Anda rutin mengonsumsi air kelapa.

  • Menurunkan risiko penyakit jantung

Air kelapa akan membantu menurunkan tingkat kolesterol dan trigliserida. Dengan begitu, risiko Anda terkena penyakit jantung pun ikut menurun. Air kelapa juga dapat membantu mencegah penumpukan kalsium, oksalat, dan zat lain yang memungkinkan menjadi batu ginjal.

  • Mencegah penuaan dini

Bagi kulit, air kelapa juga dapat mencegah penuaan dini. Kulit tidak akan mudah berkerut jika Anda rajin mengonsumsi air kelapa secara teratur. Kandungan asam laurat dan sitokin akan membantu pertumbuhan sel dengan lebih cepat. Selain itu, air kelapa juga bermanfaat pada proses pembentukan jaringan kolagen. Hasilnya kulit akan semakin lembut dan cerah.

  • Membantu menurunkan berat badan

Kandungan lemak, gula, dan kalori yang rendah pada air kelapa bisa bermanfaat bagi Anda yang sedang menurunkan berat badan. Saat yang paling tepat untuk mengonsumsi air kelapa adalah pada pagi hari saat perut masih kosong. Dengan begitu, diet Anda akan terbantu dengan turunnya berat badan secara bertahap.

  • Menyuburkan sperma

Jenis makanan seperti tauge lebih terkenal khasiatnya untuk menyuburkan sperma jika dibandingkan dengan air kelapa. Akan tetapi, bagi pria yang merokok dan rentan terkena impotensi dan kemandulan, air kelapa dapat membantu. Kandungan antioksidan pada air kelapa bermanfaat untuk menetralkan nikotin sehingga membuat kualitas sperma membaik. Meski demikian, minum air kelapa saja tentu tidak cukup. Anda sebaiknya berhenti merokok jika ingin mengurangi risiko vitalitas bermasalah.

Air kelapa dapat dikonsumsi dengan cara mencampurkan bahan lain seperti madu, soda, atau sirup. Akan tetapi, mengonsumsi air kelapa tanpa campuran apa pun tetap menjadi pilihan terbaik. Air kelapa memang memberi banyak manfaat bagi tubuh asalkan takaran yang digunakan tepat. Anda cukup minum segelas air kelapa setiap harinya. Air kelapa mengandung kalori, sehingga jika Anda meminumnya terlalu banyak maka tubuh akan mendapat tambahan kalori terlalu banyak.

Hidup Sehat Read More

Berikut Cara Pijat Bayi yang Tepat dan Manfaatnya untuk Si Kecil

Pijatan hangat dari orangtua khususnya ibu memberi banyak manfaat bagi bayi kecil Anda. Namun, tentu saja Anda tidak bisa sembarangan. Ada cara pijat bayi dan teknik agar tidak menyakiti tubuh si Kecil.

cara pijat bayi

Manfaat Pijat Bayi bagi Buah Hati Anda

Jika dilakukan teratur, tentu saja ada manfaat yang didapat bagi si kecil jika rajin dilakukan. Berikut manfaat pijat bayi.

  • Melancarkan pencernaan
  • Memperkuat bonding antara orangtua dan anak
  • Membuat bayi tidur lebih nyenyak
  • Merangsang pertumbuhan bayi
  • Membuat bayi merasa lebih aman, nyaman, dan rileks
  • Membuat bayi jarang menangis dan dapat meredakan tangisan bayi
  • Meningkatkan sirkulasi darah bayi
  • Bayi yang lahir dengan penyakit kuning bisa pulih lebih cepat dengan pijatan
  • Mendukung perkembangan mentak, fisik, dan juga sosial
  • Mengurangi rasa sakit tumbuh gigi pada si Kecil

Cara Pijat Bayi yang Tepat

Pijat bayi memang memberikan banyak manfaat bagi anak Anda. Namun, ada waktu-waktu tertentu yang tidak disarankan untuk melakukan pijat bayi. Seperti ketika anak baru selesai makan karena bisa menyebabkan anak berisiko muntah. Hindari juga pijat bayi ketika anak sedang tidak mood. 

Memang, tidak ada waktu yang pasti kapan boleh dan tidak boleh anak diberikan pijatan. Pijat bayi bisa dilakukan selama anak Anda merasa nyaman, baik pagi, siang, sore atau malam. 

Sebelum mulai memijat bayi, persiapkan terlebih dulu apa saja yang diperlukan. Seperti handuk atau alas bayi, minyak untuk memijat bayi, pakaian bersih, dan juga popok. 

Berikut cara oijat bayi yang benar untuk dilakukan di rumah.

  1. Pijat Wajah

Anda bisa memulai memijat si Kecil dari bagian wajah. Sentuh wajah dengan gerakan seperti membuka buku, mulai dari tengah wajah ke arah samping. Lakukan gerakan ini sebanyak 6 kali.

Lalu, pijat dan usap bagian atas alis menggunakan ibu jari. Lakukan sebanyak dua kali. Gerakan ini baik agar bayi tidur lebih nyenyak. 

Lanjutkan dengan memijat area sudut mata dengan gerakan melingkar melewati tulang hidung bayi dengan ibu jari atau telunjuk. Terakhir, Anda bisa memijat lembut bagian atas dan bawah bibir hingga membentuk senyuman. Kemudian, pijat area rahang hingga ke belakang telinga dengan tiga jari Anda. 

  1. Pijat Tangan

Pijatan bagian tangan bisa dimulai dengan menggerakkan tangan kanan dan kiri dari pangkal lengan bagian bawah bayi hingga ke pergelangan secara bergantian. Gerakan ini seperti gerakan memerah. Bisa juga dilakukan dari arah berlawanan, mulai dari pergelangan ke pangkal lengan.

Selain itu ada juga gerakan rolling, yaitu gerakan seperti menggulung, yang dilakukan dari pangkal lengan bayi ke pergelangan tangan. Atau gerakan memutar dan memeras yang dilakukan mulai dari pangkal ke pergelangan tangan. Ingat, lakukan gerakan tersebut dengan lembut, ya.

Pijat juga area telapak dan punggung tangan serta jari-jari agar sirkulasi darah bayi lebih lancar.

  1. Pijat Dada

Untuk area dada ini, ada 2 jenis gerakan yang bisa dilakukan, yaitu cross movement dan butterfly.

Cara pijat bayi dengan gerakan butterfly adalah dengan meletakkan telapak tangan di tengah dada bayi, lalu mulai pijat lembut ke arah bawah leher dan bahu seperti membentuk sayap kupu-kupu. 

Kemudian letakkan telapak tangan bayi di bagian sudut rusuk paling bawah, dan posisikan tangan bentuk menyilang (cross).

  1. Pijat ‘I Love You’ pada Bayi

Mungkin Anda sudah sering dengar gerakan pijat ‘I Live You’ ini karena memang cukup populer. Pijatan ini bsia dimulai dengan memijat perut sebelah kiri membentuk huruf I. Lakukan dengan lembut dan menggunakan telapak tangan. Lalu, pijat perlahan dari sisi sebelah kanan seperti membentuk huruf L. Lanjutkan dengan gerakan membentuk huruf U terbalik dengan telapak tangan memijat perut. Gerakan tersebut dilakukan searah jarum jam ya. Gerakan ‘I Love You’ ini dapat membantu mengatasi perut kembung, sembelit, dan mengurangi kolik.

Cara pijat bayi di atas bisa Anda coba di rumah dengan gerakan yang lembut dan di waktu yang tepat. Anda juga bisa mengikuti kelas pijat bayi agar lebih mahir dan manfaatnya juga lebih maksimal bagi bayi Anda.

Hidup Sehat Read More