Cara Menghilangkan Milia, Coba lakukan Hal Ini!

Apakah Anda memiliki benjolan kecil putih di sekitaran wajah Anda? Dan, apakah Anda merasa tidak nyaman dengan hal tersebut? Mungkin benjolan tersebut adalah milia, yang dapat membuat seseorang merasa kurang percaya diri dengan penampilannya tersebut. Bahkan mereka akan melakukan berbagai cara menghilangkan milia

Milia merupakan benjolan putih kecil yang sering muncul pad hidung, dagu, atau pipi bayi. Meskipun begitu, bukan tidak mungkin milia pun terjadi pada orang dewasa., dan tentu saja dapat terjadi pada siapa saja dengan segala usia.

Apa itu Milia?

Milia sering kali disalahartikan sebagai komedo putih atau jerawat, karena bisa berawarna putih dan kekuningan. Milia merupakan benjolan kecil atau kista yang berisi keratin pada permukaan kulit. Berbeda dengan jerawat, milia berisi keratin yang keras, bukan sebum cair ataupun bakteri, serta tidak dapat dikeluarkan dengan mudah. Benjolan keratin ini disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati dan sebum alias minyak alami kulit Anda.

Penyebab milia

Salah satu penyebab milia adalah tidak membersihkan kulit wajah Anda dengan baik. Pasalnya, sangat penting untuk membersihkan kulit dua kali sehari dengan benar, untuk mengangkat sel kulit mati, sebum ekstra, dan produk kecantikan lainnya. Jadi, pastikan Anda menghapus riasan dengan pembersih yang lembut sebelum Anda tidur.

Krim wajah yang kental pun dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan menyebabkan munculnya milia. Dokter muit merekomendasikan untuk menggunakan pelembab berbahan dasar air yang ringan. Lalu bagaimana cara menghilngkan milia?

Cara menghilangkan milia

  1. Eksfloasi

Atau pengelupasan sel kulit mati adalah salah satu cara untuk menghilangkan milia. Penggunaan asam alfa hidroksi (seperti asam glikolat atau laktat) secara teratur akan membantu membersihkan sel kulit mati, dan asam salisilat/asam beta hidroksi akan memabntu menurunkan produksi minyak Anda. Dalam kombinasi tersebut dapat memabntiu mengendalikan milia.

Mulailah dengan produk yang mengandung hal tersebut secara perlahan dan dengan kandungan yang yang rendah, sehingga tidak mengiritasi kulit Anda. Gunakan sekali atau dua kali dalam seminggu terlebih dahulu untuk kemudian ditingkatkan lebih sering lagi penggunaannya.

Di awal pemakaian mungkin aakan ada pengelupasan di sekitar area mata, dan hal tersebut sangat baik dalam mengelola milia. Karena milia serin gsekali muncul di dekat area mata.

  • Gunakan retinol

Retinol dapat sangat memabntu dalam mencegah dan mengobati milia. Hal ini dikarenakan retinol dapat meningkatkan pergantian sel kulit dan karena itu membantu membawa sel  kulit ke permukaan untuk mencegah pembentukan milia.

Namun, jangan gunakan retinol pada kelopak mata atas Anda, karena dapat menyebabkan iritasi. Juga jangan menggunakan retinol jika Anda sedang hamil atau menyusui.

  • Buatlah janji dengan dokter

Jika kedua cara di atas belum juga berhasil, maka cara terbaik adalah membuat janji dengan dokter kulit Anda. Jangan pernah memencet milia di rumah menggunakan apapun. Pasalnya, ada lapisan tipis kulit yang menutupi, jadi jika tidak bisa keluar, maka Anda berisiko mengalami jaringan parut.

Dokter kulit Anda mungkin akan memilih elektridesikasi (membakar milia menggunakan alat kedokteran) untuk mengobati milia Anda. Bagaimana pun, perawatan ini harus Anda lakukan selama beberapa kali untuk mencegah terjadinya jaringan parut.

Semoga beberapa cara menghilangkan milia di atas bisa berhasil Anda lakukan. Untuk tahap awal mencegah terjadiny amilia adalah dengan rajin mencuci muka sebelum Anda tidur, dan jangan pernah tidur menggunakan riasan. Hal ini bisa menjadi pencetus terjadinya milia pada wajah Anda.

Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*