Kiat Hadapi Jam Makan yang Bikin Gemuk

Makan malam menjadi salah satu hal yang selalu dihindari saat proses diet. Demi mendapatkan tubuh ideal, banyak yang mengira bahwa makan malam adalah salah satu faktor yang bisa menggagalkan diet kita. Benarkah demikian? Nyatanya, makan malam saat diet adlah hal yang penting daln tidak boleh kamu skip. Menghindari sarapan dan makan malam hanya akan membtua tubuhmu menjadi semakin lapar sehingga akan membuat kamu ingin makan lebih banyak. Hasilnya? Usaha keras dietmu akan sia-sia.

Saat diet, tubuh bukan berarti tidak boleh menerima asupan apapun terutama saat malam hari. Tubuh tetap harus menerima asupan gizi namun dengan porsi yang cukup. Makan malam saat diet tetap diperbolehkan lho! Hanya saja, waktu dan pilihan menu makanmu yang tidak boleh sembarangan. Nah, untuk kamu yang mau atau sedang menjalani proses diet, ini dia kiat-kiat hadapi jam makan yang bikin gemuk.

Tentukan Waktu Makan

Saat diet, banyak yang berpikir bahwa makan hanya boleh satu kali, namun tubuh kamu tetap dianjurkan untuk makan tiga kali dalam satu hari. Kamu harus mengatur waktu makanmu saat sarapan, makan siang dan makan malam. Sarapan sangat dianjurkan makan pada jam enam sampai jam Sembilan pagi. Kemudian makan siang yang dianjurkan adalah jam dua belas siang dan tidak boleh lewat dari jam tiga sore. Makan malam tetap boleh kamu lakukan asal tidak melebihi jam tujuh malam. Umunya, kamu bisa menghitung batas waktu makan malammu empat jam sebelum waktu kamu tidur.

Ganti Nasi Putih

Karbohidrat banyak dihindari saat diet, padahal tubuh tetap membutuhkan asupan karbohidrat. Pada saat makan malam, kamu bisa mengganti nasi putih dengan karbohidrat lain yang lebih sehat. Nasi putih bisa kamu ganti dengan nasi merah, roti gandum, oats, mi shirataki dan lain-lain.

Perbanyak Buah

Selain mengganti nasi putih dengan karbohidrat lain, kamu juga dianjurkan mengonsumi buah. Pilihlah buah-buahan segar yang rendah kalori, berserat tinggi dan mengandung banyak kadar air. Buah-buahan ini dapat memenuhi kebutuhan vitamin bagi tubuh saat diet. Buah yang bisa kamu pilih untuk makan malam seperti semangka, melon, pir, blewah dan papaya. Hindari mengonsumsi buah-buahan yang mengandung gas dan asam yang bisa membuat perut kembung seperti anggur, mangga dan blackberry. Buah-buahan yang mengandung gas dan asam akan menghambat pencernaanmu.

Jangan Makan Setelah Makan

Hal yang musti kamu perhatikan di jam makan malam adalah makan lagi setelah makan malam. Kebiasaan buruk ini adalah yang justru bisa membuat dietmu gagal. Setelah makan malam baiknya hindari makan lagi karena akan membuat berat badan kamu menjadi naik. Hindari makan-makanan yang mengandung gula tinggi, berminyak dan berlemak. Makanan ini akan sulit dicerna dan lemak akan bertumpuk di dalam tubuhmu. Jika ingin ngemil, pilihlah camilan yang rendah kalori seperti biskuit gandum, greek yoghurt, buah-buahan dan banyak minum air putih.

Sikat Gigi Setelah Makan

Kalau kamu sering punya hobi ngemil? Ngemil memang sangat susah untuk dihindari. Terutama buat kamu yang punya jam kerja di malam hari atau lembur. Saat otak tetap bekerja pada malam hari, biasanya perut juga akan menagih asupan. Nah, agar kamu menghindari ngemil setelah makan, kamu dianjurkan untuk menggosok gigi. Menggosok gigi bisa membuat mulutmu bersih dan lebih segar sehingga bisa mengendalikan rasa ingin ngemil.

Itulah kiat-kiat untuk menghadapi jam makan yang bikin gemuk. Semoga menambah wawasanmu.

Diet Sehat Read More

Kimchi Ternyata Tak Hanya Lezat, Tetapi Juga Bermanfaat untuk Kesehatan

Buat Anda pecinta budaya Korea tentunya sudah tidak asing dengan sayuran fermentasi bernama kimchi. Bahan kimchi terdiri dari campuran sawi putih dan lobak dicampur dengan bumbu-bumbu lainnya. Seiring budaya Korea yang semakin menjamur, kini Anda dapat menyicipi kimchi di mana-mana. Mari kenali makanan asal negeri gingseng ini lebih jauh lagi melalui penjelasan di bawah ini.

Apa itu Kimchi?

Dulu makanan ini dikenal dengan sebutan ‘chim-chae’ yang berarti “sayuran yang direndam,” dan kini dikenal dengan ‘kimchi.’ Pada dasarnya makanan fermentasi ini merupakan hidangan tradisional yang berasal dari negeri Korea.

Kimchi dibuat dengan cara memfermentasi sayuran yang dibumbui dengan bawang putih, jahe, bawang bombay dan cabai. Tampilannya didominasi dengan warna oranye dengan bau asam yang sangat menyengat. Penampilan makanan ini dapat menggugah selera makan dan rasanya benar-benar menyegarkan.

Selain enak, manfaat kimchi juga bermacam-macam. Makanan yang difermentasi dengan bakteri asam laktat probiotik memiliki manfaat yang mirip dengan cara yogurt menambahkan manfaat probiotik pada susu. Probiotik yang dihasilkan dapat menciptakan mikroorganisme untuk membantu sistem pencernaan.

Kimchi juga dipercaya sebagai salah satu makanan fermentasi yang sehat dengan kadar serat tinggi, namun memiliki rendah kalori.

Manfaat Kimchi untuk Kesehatan

Menurut ahli, manfaat terbesar dari kimchi ini berasal dari bakteri sehat yang ada pada proses fermentasi. Bakteri sehat ini dipercaya dapat melawan infeksi pada tubuh kita. Bahkan sebuah studi mengatakan bahwa kimchi memiliki kombinasi sifat antiinflamasi dan penurun kolesterol.

Tak hanya itu saja, makanan ini pun dapat mengurangi resiko penyakit kanker. Kimchi juga termasuk ke dalam makanan yang sarat dengan serat, sehingga bisa membuat kita merasa kenyang. Meski begitu, satu cangkir kimchi hanya memiliki 22 kalori saja.

Walaupaun bermanfaat untuk tubuh, mengonsumsi makanan ini harus dibatasi. Karena dalam kimchi terkandung sodium yang tinggi. Sehingga Anda yang memiliki tekanan darah tinggi harus hati-hati dalam mengonsumsinya. Selain itu, mengonsumsi kimchi terlalu banyak malah dapat mengganggu pencernaan.

Cara Memakan Kimchi

Tak perlu harus jauh-jauh ke Korea untuk menikmati manfaat kimchi, kini makanan tersebut sudah ada di mana-mana. Selain Anda bisa menemukannya di restoran Korea ataupun supermarket yang menyediakan makanan khas Korea, cara membuat kimchi di rumah pun sangat mudah.

Selain itu, Anda bisa mengonsumsi makanan fermentasi ini dengan disantap langsung atau dijadikan sebagai pendamping makanan favorit Anda. Bahkan Anda juga bisa menjadikannya sebagai salah satu bumbu untuk menambah rasa sedap pada hidangan makanan.

Intinya, tidak ada cara yang pasti untuk menikmati makanan super ini. Anda bisa memasukkan kimchi pada rebusan sayur-sayuran, telur orak-arik, hingga sebagai bumbu nasi goreng sekalipun. Jadi, tak hanya manfaat kimchi saja yang beragam, cara penyajiannya pun bermacam-macam

Diet Sehat Read More