Mengenal Penyakit Pes yang Sempat Mewabah

Mungkin belum banyak dari Anda yang familiar dengan wabah penyakit pes. Penyakit apakah pes dan bagaimana cara mengobatinya?

Pes atau biasa disebut plague adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Yersinia pestis.  Bakteri ini ditemukan terutama pada hewan pengerat, khususnya tikus, dan pada kutu yang memakan hewan tersebut. Hewan lain dan manusia biasanya tertular penyakit ini dari gigitan tikus atau kutu. Sekitar 1 dari 7 orang yang terinfeksi PES meninggal karena penyakit ini.

Jenis yang paling umum terlihat sepanjang sejarah adalah wabah PES, yang merupakan infeksi kelenjar getah bening. Jenis umum lainnya termasuk pneumonia plague, infeksi paru-paru, dan septikemia plague yang mempengaruhi darah Anda.

Gejala PES

Gejala-gejala penyakit PES yang biasanya Anda rasakan, meliputi:

  • Panas dingin
  • Demam
  • Kejang
  • Malaise
  • Nyeri otot
  • Penampilan kelenjar getah bening yang halus dan nyeri serta menyebabkan pembengkakan di daerah selangkangan, ketiak atau leher. Pembengkakan tersebut disebut bubo, dan biasanya ditemukan di lokasi gigitan kutu yang terinfeksi.

Penyakit PES harus segera Anda obati, karena  setengah dari orang yang menderita PES mempunyai kemungkinan meninggal dunia.

Gejala pneumonia plague

Sedangkan, untuk gejala wabah pneumonia plague meliputi:

  • Batuk parah;
  • Sulit bernafas
  • Demam
  • Berbusa, dahak berdarah
  • Nyeri dada ketika bernapas dalam-dalam.

Hampir semua kasus pneumonia plague berakibat fatal jika tidak ditangani. Tidak seperti jenis wabah PES lainnya, orang dengan pneumonia plague dapat menyebarkan infeksi tersebut melalui batuk, dengan mengirimkan tetesan kecil yang membawa bakteri di udara kepada orang lain.

Gejala septikemia plague

Gejala-gejala septikemia plague meliputi:

  • Perdarahan karena masalah pembekuan
  • Muntah
  • Mual
  • Demam
  • Diare
  • Sakit perut.

Septikemia plague dapat menyebabkan kematian bahkan sebelum Anda merasakan munculnya gejala.

Pengobatan

Semua bentuk wabah plague memerlukan perawatan sesegera mungkin, karena kematian dapat terjadi 24 jam setelah gejala pertama muncul pada Anda.

Antibiotik seperti streptomisin, gentamisin, doksisiklin, atau siprofloksasin efektif untuk mengobati plague. Cairan infus, oksigen, dan bantuan pernapasan juga dapat membantu perawatan Anda.

Sedangkan karena risiko infeksi dari orang-ke-orang, pasien dengan wabah pneumonia plague memerlukan isolasi yang ketat – baik dari perawat maupun pasien lain.

Segera temui dokter Anda bila Anda mulai merasakan gejala-gejala PES yang tertera diatas. Biasanya penyedia layanan kesehatan dapat mendiagnosis PES dengan melakukan tes laboratorium pada darah atau dahak Anda, atau pada cairan dari kelenjar getah bening Anda.

Penyakit Read More