7 Gerakan Yoga Mudah yang Bisa Dilakukan di Rumah

Apakah Anda berkeinginan untuk mencoba olahraga yoga? Anda mungkin mengira bahwa yoga hanya dapat dilakukan di gym bersama-sama dalam satu kelas yoga yang dipimpin oleh seorang instruktur. Ternyata, ada pula lho gerakan yoga mudah yang dapat Anda praktikkan secara mandiri di rumah.

gerakan yoga

Walaupun terkesan mudah, namun manfaat yang akan Anda peroleh cukup menarik lho. Contoh manfaat gerakan yoga pemula, antara lain melatih keseimbangan tubuh sekaligus meningkatkan kelenturan tubuh. Tidak hanya itu, gerakan yoga pemula ini juga dipercaya dapat meredakan stres.

7 Gerakan yoga pemula

  • Sukhasana

Gerakan yoga pemula yang pertama yaitu disebut dengan sukhasana. Gerakan ini termasuk salah satu gerakan yoga yang paling mudah dilakukan. Tidak heran, jika gerakan ini dijuluki sebagai easy pose.

Melakukan gerakan sukhasana, Anda hanya perlu duduk bersila dengan mengistirahatkan kedua tangan di atas bagian lutut Anda. Di saat yang bersamaan, Anda perlu untuk meluruskan tulang belakang dan menekan tulang yang menjadi pijakan duduk ke lantai. Lakukan gerakan ini sambil menutup mata dan bernapas dengan teratur.  

Inti dari gerakan sukhasana adalah membantu Anda untuk melenturkan punggung, dan meredakan stres.

  • Marjaryasana

Disebut juga sebagai pose kucing, Anda diharuskan untuk melakukan persiapan pose seperti gerakan push up. Perbedaannya adalah lutut menyentuh lantai dalam pose ini. Pada dasarnya, gerakan marjaryasana serupa dengan push up wanita.

Manfaat yang Anda dapatkan dari gerakan ini adalah melatih kelenturan tubuh, terutama pada bagian belakang, bahu, dada, dan leher.

  • Vrksasana

Gerakan vrksasana juga dikenal sebagai pose pohon. Gerakan ini mengharuskan Anda untuk berdiri tegak dengan menaikkan kedua tangan di atas kepala Anda hingga mereka bersentuhan. Selanjutnya, Anda perlu untuk menaikkan salah satu kaki dan menyentuh bagian samping lutut dengan menggunakan telapak kaki Anda. Tahanlah gerakan kaki ini selama 30 detik dan ulangi gerakan dengan kaki satunya.

Dari gerakan vrksasana, Anda dapat belajar untuk meregangkan tubuh, mulai dari bagian tumit hingga ujung jari. Gerakan ini juga mengajak Anda untuk menjaga keseimbangan tubuh.

  • Adho mukha svanasana

Serupa dengan huruf V terbalik, gerakan ini mengharuskan Anda untuk melengkungkan tubuh. Langkah pertama yaitu dengan mempersiapkan tubuh pada posisi persiapan push up, naikkan bokong dan pinggul ke atas, lalu luruskan leher dengan mengarahkan mata pada bagian kaki.

Gerakan ini dapat memberikan sensasi rileks pada sistem saraf Anda dan melenturkan tubuh.

  • Shavasana

Gerakan Shavasana juga dikenal sebagai pose meditasi tahap akhir. Anda dapat melakukan gerakan ini dengan posisi terlentang, seperti akan berbaring tidur di lantai. Walaupun terkesan mudah, gerakan shavasana membutuhkan konsentrasi dan ketenangan maksimal dalam piiran Anda.

Rebahkan diri di atas lantai dan arahkan mata ke atas sambil memposisikan kedua tangan di samping tubuh. Cobalah untuk berada dalam posisi rileks terbaik.

  • Balasana

Disebut dengan child pose, gerakan ini dimulai dengan melakukan pose adho mukha svanasana, kemudian menurunkan bokong sampai lutut menyentuh lantai. Lalu, fokuskanlah pandangan Anda ke arah bawah sambil mendekatkan dada ke arah lantai.

Anda juga dapat melakukan gerakan ini dengan sedikit modifikasi seperti menempatkan kedua tangan secara bersila di bawah kening Anda.

  • Tadasana

Gerakan tadasana dilakukan dengan berdiri tegak, membusungkan dada, dan melebarkan kedua tangan ke samping tubuh. Gerakan ini juga disebut dengan mountain pose.

Manfaat dari gerakan ini tidak lain untuk memperbaiki postur tubuh dan melatih keseimbangan.

Uncategorized Read More

Pompa ASI Elektrik

Pompa ASI elektrik dengan double pumps memungkinkan Anda menggunakan langsung pada kedua payudara

Pompa ASI elektrik adalah alat yang digunakan untuk memompa ASI dari payudara dimana pompa tersebut menggunakan daya listrik sehingga pengguna tidak merasa kesulitan dalam memompanya dengan tangan.

Bentuk Pompa ASI Elektrik

Anda dapat menggunakan dua bentuk pompa ASI elektrik, baik satu pompa (single electric pumps) maupun dua pompa (double electric pumps). Kedua bentuk pompa tersebut dapat digunakan secara langsung di payudara Anda.

Perbandingan Antara Pompa ASI Elektrik Dengan Pompa Manual

Meskipun pompa ASI elektrik adalah alat yang praktis digunakan dimana hal tersebut dapat memudahkan aktivitas Anda, pompa tersebut pada umumnya lebih berat dibandingkan dengan pompa manual. Selain itu, pompa ASI elektrik juga mengeluarkan suara yang lebih keras.

Kelebihan dan Kelemahan Pompa ASI Elektrik

Pompa ASI elektrik juga sama seperti pompa lainnya dimana alat tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Secara keseluruhan, pompa ASI elektrik memberikan kelebihan sebagai berikut:

  • Lebih praktis untuk digunakan dibandingkan dengan pompa manual.
  • Lebih cepat untuk memeras ASI dibandingkan dengan metode lain.
  • Lebih nyaman untuk digunakan karena terdapat berbagai fitur keamanan.
  • Tersedia dalam model yang berbeda.

Di sisi lain, pompa ASI elektrik memiliki kelemahan sebagai berikut:

  • Harganya relatif mahal.
  • Mengeluarkan suara yang lebih keras dibandingkan dengan pompa manual.
  • Bukan merupakan benda yang portabel.

Cara Memilih Pompa ASI Elektrik

Jika Anda ingin menggunakan pompa ASI elektrik, Anda dapat membelinya baik di toko-toko yang menjual perlengkapan khusus ibu dan bayi, maupun secara online. Sebelum Anda membeli barang tersebut, Anda pastikan bahwa Anda memperhatikan kriteria sebagai berikut:

  • Kemampuan pompa yang dapat disesuaikan.
  • Kemampuan memerah ASI.
  • Model yang mudah digunakan dan dibersihkan.

Cara Menggunakan Pompa ASI Elektrik

Sebelum menggunakan pompa ASI elektrik, Anda sebaiknya membaca instruksi yang ada pada barang tersebut agar Anda tidak merasa kesulitan dalam menggunakannya. Selain itu, Anda juga perlu periksa seluruh bagian pompa ASI elektrik yang Anda beli, untuk memastikan bahwa benda tersebut bersih dari kuman yang menempel.

Setelah Anda memahami beberapa hal di atas, Anda dapat menggunakannya. Berikut adalah langkah-langkah untuk menggunakan pompa ASI elektrik:

  • Mencuci tangan dengan sabun dan air hingga bersih.
  • Pasang pelindung payudara, wadah untuk mengumpulkan ASI, tabung, dan pompa payudara sesuai petunjuk.
  • Posisikan pelindung payudara agar sesuai dan tidak terlepas.
  • Colokkan pompa ASI elektrik ke stop kontak dan aktifkan benda tersebut dengan intensitas yang rendah. Anda dapat meningkatkan intensitas jika Anda tidak merasa sakit saat memompa ASI.
  • Anda juga perlu alihkan ke payudara lain jika Anda menggunakan satu pompa. Jika Anda menggunakan dua pompa, Anda dapat mengumpulkan ASI dari kedua payudara secara bersamaan.
  • Setelah Anda selesai menggunakan pompa ASI elektrik, Anda perlu cuci seluruh bagian pompa yang terdapat sisa ASI.
  • Setelah Anda mencucinya, Anda biarkan benda tersebut kering, kemudian Anda simpan di tempat yang aman.

Setiap pompa ASI elektrik mungkin memiliki instruksi yang berbeda. Oleh karena itu, Anda perlu membacanya dengan hati-hati agar dapat menggunakannya dengan benar. Selain itu, pastikan Anda memenuhi kebutuhan ASI bayi supaya bayi dapat bertumbuh dengan baik.

Seberapa Sering Untuk Menggunakan Pompa ASI Elektrik?

Pompa ASI elektrik perlu digunakan sesuai kebutuhan bayi Anda. Anda sebaiknya memompa setiap 3 jam jika Anda menggunakan satu pompa atau menggunakan secara manual. Anda sebaiknya memompa setiap 5 jam jika menggunakan dua pompa.

Kesimpulan

Itulah informasi tentang pompa ASI elektrik yang perlu Anda ketahui. Jika Anda merasa bingung untuk memilih pompa ASI seperti apa untuk Anda, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter. Selain itu, Anda perlu menggunakan pompa ASI dengan hati-hati untuk menjaga kondisi payudara Anda.

Uncategorized Read More