Jangan Panik, Atasi Tengkuk Sakit dengan Cara Berikut!

Pernahkah Anda kelamaan duduk lalu tiba-tiba tengkuk Anda menjadi sakit? Tengkuk sakit atau sakit leher termasuk kondisi yang sering terjadi dan dialami oleh para pekerja, terutama yang bekerja di depan komputer. Meskipun bukan kondisi yang serius, tapi tengkuk sakit bisa membuat Anda tidak nyaman dan mengganggu aktivitas yang sedang Anda kerjakan.

Tengkuk sakit bisa pula mengindikasikan kondisi kesehatan tertentu, seperti masalah pada jantung atau kerongkongan jika terjadi setelah Anda makan. Maka dari itu, sakit leher yang tak kunjung hilang dan terjadi secara terus-menerus sebaiknya diperiksakan oleh dokter untuk memastikan kondisi tubuh Anda.

Penyebab tengkuk sakit.

Tengkuk sakit dapat disebabkan oleh gangguan pada otot, tulang, saraf, dan pembuluh darah di sekitar leher. Selain itu, sakit leher dapat terjadi karena kelainan pada postur tubuh atau cedera leher, seperti whiplash dan jatuh. Tengkuk sakit juga dapat muncul akibat kondisi tertentu, seperti:

  1. Nyeri otot.

Otot leher dan bahu yang sakit dapat terjadi sebagai respons tubuh kelelahan, stres fisik, atau emosional. Nyeri otot ini bisa menjalar ke bagian leher, sehingga menyebabkan tengkuk sakit.

  • Otot kaku dan tegang.

Otot leher bisa saja tiba-tiba mengalami kekakuan dan ketegangan. Leher Anda akan terasa sakit, bahkan mungkin tidak bisa menoleh. Jika Anda bangun tidur dengan kondisi tengkuk sakit, kemungkinan besar itu karena otot kejang. Penyebabnya bisa karena cedera otot, tulang belakang atau saraf, dan stres.

  • Sakit kepala.

Sakit kepala yang berhubungan dengan leher biasanya akibat dari ketegangan atau kejang otot. Sering kali, sakit kepala ini membuat tengkuk sakit atau leher terasa kaku. Berusaha menggerakkan leher Anda hanya akan membuatnya menjadi lebih buruk.

  • Nyeri sendi facet.

Nyeri sendi facet merupakan rasa nyeri pada bagian tulang belakang leher. Biasanya, akan memburuk jika Anda mencondongkan kepala ke bagian leher yang nyeri dan dapat menjalar hingga ke bahu atau punggung atas.

  • Nyeri saraf.

Saraf tulang belakang yang mengalami iritasi akan menimbulkan rasa sakit yang mungkin parah atau disertai kesemutan. Gejala ini juga bisa menyebabkan tengkuk sakit. Bergantung pada saraf yang terlibat, rasa sakit pun bisa menjalar hingga ke lengan atau tangan.

  • Kondisi kesehatan tertentu.

Tengkuk sakit juga dapat dipicu oleh masalah di bagian tubuh lainnya, seperti sakit leher yang memburuk saat beraktivitas dapat mengindikasikan adanya masalah pada jantung. Adapun tengkuk sakit setelah Anda makan bisa menjadi pertanda adanya masalah pada kerongkongan.

  • Sakit tulang.

Nyeri tulang sebenarnya lebih jarang terjadi dibandingkan sakit leher atau tengkuk sakit. Nyeri atau sakit pada tulang perlu penanganan medis lebih lanjut, karena mungkin menandakan adanya masalah kesehatan yang lebih serius.

Cara mengatasi dan mencegah tengkuk sakit.

Beberapa hal dapat Anda lakukan untuk meredakan rasa sakit pada leher, seperti:

  • Menggerakkan kepala secara perlahan-lahan.
  • Kompres bagian leher yang sakit dengan kantong es atau handuk hangat.
  • Berendam atau mandi dengan air hangat.
  • Pijat leher.
  • Oleskan balsam.
  • Konsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas, sesuai dengan dosis dan petunjuk minumnya.

Untuk mencegah tengkuk sakit ini terjadi kembali dan terus-menerus, perlu dilakukan tindakan pencegahan. Tujuannya untuk membantu mencegah sakit leher dan menjaga agar posisi kepala tetap berada di atas tulang belakang. Beberapa hal yang patut Anda coba adalah:

  • Pastikan postur tubuh dalam keadaan baik, yaitu bahu lurus di atas pinggul dan telinga tepat di atas bahu saat duduk atau berdiri.
  • Cukup istirahat dan jangan sampai tubuh terlalu lelah bekerja.
  • Posisikan meja, kursi, dan komputer sejajar dengan mata. Lutut sedikit lebih rendah dari pinggul. Bila perlu, gunakan kursi yang ada sandaran tangannya.
  • Hindari menyelipkan telepon di antara telinga dan bahu saat Anda berbicara.
  • Hentikan kebiasaan merokok.
  • Hindari membawa tas berat yang disandang di bahu.
  • Tidur dalam posisi yang baik, yaitu kepala dan leher sejajar dengan tubuh. Gunakan bantal kecil di bawah leher. Anda juga bisa tidur telentang dengan paha ditinggikan di atas bantal. Hal ini juga membantu untuk meratakan otot tulang belakang Anda.

Tengkuk sakit yang tak kunjung mereda bisa saja mengindikasikan adanya sesuatu yang tidak beres di dalam tubuh. Jika tengkuk sakit berlangsung lama, bahkan lebih dari seminggu, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui kondisi tubuh Anda. Jadi, penanganan yang tepat bisa segera diberikan oleh dokter jika memang ditemui adanya masalah kesehatan.

Penyakit

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*