Kenali Penyebab Penyakit Kolera dan Cara Penanganannya

Apa itu penyakit kolera? Penyakit kolera adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri bernama Vibrio cholerae. Penularan penyakit korea melalui media makanan, minuman, air yang terkontaminasi dengan bakteri Vibrio cholerae. Penderita kolera akan mengalami diare yang disertai dengan berbagai gejala lainnya. Kolera pernah menjadi wabah di masa lalu. Penyakit kolera ini biasanya terjadi pada daerah yang memiliki sanitasi buruk, lingkungan kotor, atau lokasi terdampak bencana. 

penyakit kolera

Penyebab penyakit kolera

Penyakit kolera disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae yang memproduksi racun bernama CTX. Racun tersebut diproduksi di usus halus sehingga menyebabkan diare dan muntah. CTX akan mengganggu aliran alami sodium dan klorida saat terikat pada dinding usus halus. Infeksi bakteri Vibrio cholerae terjadi karena beberapa hal seperti berikut ini:

  1. Air sumur atau air tampung lainnya yang telah terkontaminasi 
  2. Buah dan sayur kotor yang dikonsumsi 
  3. Makanan mentah atau setengah matang 
  4. Hewan laut bercangkang
  5. Air minum mentah dan kotor
  6. Susu segar yang belum diolah 

Gejala yang muncul

Gejala penyakit kolera tidak langsung muncul ketika terinfeksi bakteri. Gejala baru akan muncul seteah 3 hari sejak mengalami infeksi. Tubuh akan berusaha melawan bakteri dan mengeluarkannya melalui feses. Hal tersebut adalah alasan mengapa seseorang yang terkena penyakit kolera akan mengalami diare dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Berikut ini beberapa gejala yang umumnya muncul pada penderita penyakit kolera. 

  1. Merasa mual dan muntah 
  2. Diare mendadak dan tidak kunjung sembuh lebih dari 24 jam
  3. Dehidrasi 
  4. Demam tinggi
  5. Tubuh terasa lemas
  6. Mata terlihat cekung 
  7. Urine hanya keluar sedikit saja
  8. Mulut dan lidah menjadi terasa sangat kering

Cara mengatasi penyakit kolera

Penanganan penyakit kolera harus dilakukan dengan cepat apalagi jika sudah parah. Hal ini dikarenakan saat tubuh kehilangan cairan dan elektrolit dengan cepat dan banyak akan menyebabkan kematian hanya dalam periode sekitar 3 jam saja. Oleh karena itu, apabila Anda mengalami berbagai gejala penyakit kolera, segera periksakan diri ke dokter. Nantinya dokter akan melakukan diagnosis untuk memastikan apakah yang dialami memang penyakit kolera atau bukan. Serangkaian pertanyaan mengenai gejala yang dialami dan riwayat kesehatan akan diajukan. Selain itu, dokter biasanya akan menanyakan mengenai lingkungan tempat tinggal serta makanan dan minuman yang terakhir dikonsumsi. Hal selanjutnya yang dilakukan adalah mengambil sampel feses untuk dicek di laboratorium. Jika positif terkena penyakit kolera, maka terdapat beberapa cara untuk mengatasinya. 

  1. Mengatasi dehidrasi tubuh dengan cairan olarit. 
  2. Jika muntah tidak bisa dihentikan, maka akan diberikan cairan infus
  3. Pemberian obat antibiotik untuk mengurangi jumlah bakteri
  4. Pemberian suplemen zinc untuk mempercepat penyembuhan diare, terutama jika terjadi pada anak-anak. 

Penyakit kolera dapat dicegah, lho! Mencegah penyakit kolera berarti Anda perlu memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan. Usahakan untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. Anda juga perlu mencuci sayur dan buah dengan bersih sebelum dimakan. Hindari mengonsumsi makanan mentah, setengah matang, dan yang belum terjamin higines. Masaklah air hingga mendidih sebelum diminum. Selain berbagai cara yang sudah disebutkan, Anda dapat menjalani vaksin kolera sebagai pencegahan. Hubungi dokter untuk berkonsultasi mengenai vaksin kolera jika Anda ingin mendapatkannya.  

Hidup Sehat, Penyakit

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*