Mendisiplinkan Anak dengan Rutinitas Sehari-hari

Setiap orangtua ingin agar anak-anak tumbuh bahagia, bisa menghormati orang lain, dan memiliki etika yang baik di depan umum.

Tetapi, kadang perilaku anak di luar ekspektasi dan terlalu dimanjakan sehingga berlawanan dengan apa yang diinginkan orangtua.

Oleh karena itu, untuk mendidik mereka menjadi anak yang baik, orangtua perlu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan pada anak.  

Apa Sebenarnya Disiplin?

Disiplin adalah proses mengajar anak tentang perilaku apa saja yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan. Dalam kata lain, disiplin mengajarkan anak untuk mengikuti aturan.

Tips mendisiplinkan anak yang efektif dapat melibatkan banyak cara, termasuk dorongan positif, praktek dari orangtua, dan dukungan serta kasih sayang orangtua. Terkadang, menghukum anak juga bisa menjadi strategi mendisiplinkan anak yang efektif. Jadi, kombinasi cara-cara ini secara tepat untuk mendapatkan hasil yang efektif dalam mendisiplinkan anak.

Peran Orangtua dalam Disiplin Anak

Keluarga besar, sekolah, tempat ibadah, terapis, dan sebagainya hanyalah pendukung dalam mendisiplinkan anak.Orangtua bertanggung jawab penuh untuk membantu setiap anak tumbuh mandiri, punya tata krama, dan kendali diri.

Menurut The American Mental Health Association, ada 3 gaya mendidik anak yang umum digunakan:

  1. Otoriter: Anda punya ekspektasi dan konsekuensi yang jelas, tetapi jarang menunjukkan kasih sayang pada anak. Ucapan Anda adalah hukum yang berlaku dan tidak ada celah untuk dibantah. Gaya mendidik anak ini dinilai kurang efektif pada umumnya.
  2. Otoritatif: Anda punya ekspektasi dan konsekuensi yang jelas, serta selalu penuh kasih sayang pada anak. Anda cukup fleksibel dan mau bekerja sama dengan anak untuk memecahkan setiap masalah. Biasanya cara ini adalah gaya mendidik yang paling efektif.
  3. Permisif: Banyak menunjukkan kasih sayang hingga kebablasan dalam mendisiplinkan anak. Ini juga adalah gaya parenting yang kurang efektif.


Tips Mendisiplinkan Anak

American Academy of Pediatrics memberikan saran berikut sebagai tips mendisiplinkan anak melalui rutinitas sehari-hari:

1. Memberikan Imbalan ketika Anak Berperilaku Baik

Mengakui perilaku baik yang dilakukan anak adalah penghargaan bagi mereka dan mendorong anak untuk melanjutkan kebiasaan baik ini. Berikan pujian dan ingatkan anak bahwa dia sebenarnya bisa berperilaku baik jika ia mau.

2. Membiarkan Anak Merasakan Konsekuensi Alami

Jika anak sulit dinasehati atau tidak mendengarkan nasehat orangtua, biarkan anak mengalami akibat dari perilakunya. Sebagai contoh, jika ia sengaja merusak mainan, maka ia tidak akan bisa memakai mainannya lagi.

Namun, tetap pastikan bahwa konsekuensi alami ini tidak berbahaya untuk anak.

3. Membiarkan Anak Merasakan Konsekuensi Logis

Cara ini mirip dengan konsekuensi alami, tetapi Anda perlu menjelaskan ke anak apa akibatnya jika ia berperilaku tidak baik.

Misalnya, jika anak tidak membereskan mainan, maka Anda akan menyimpan mainan itu jauh dari jangkauan mereka selama seminggu.

4. Mencabut Hak Istimewa

Sebagai contoh, jika anak tidak menyelesaikan PR tepat waktu, Anda akan mengambil hak istimewa anak, seperti tidak boleh bermain HP atau menonton TV selama seminggu. Tips mendisiplinkan anak ini akan lebih efektif jika Anda mencabut hak istimewa yang paling disenangi oleh buah hati. Contohnya, tidak mendapatkan uang saku atau tidak boleh bermain gadget selama seminggu.

Perenting
Tags: ,

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*