Mengenal Cacing Mata Loa-Loa, Infeksi Parasit di Mata

Mengenal Cacing Mata Loa-Loa, Infeksi Parasit di Mata

Dalam istilah medis, infeksi cacing mata loa-loa disebut juga dengan loiasis. Kondisi ini disebabkan oleh parasit pada mata dari cacing gelang bernama loa-loa. 

Bagi sebagian orang, kondisi ini dikenal juga dengan sebutan cacing mata Afrika. Biasanya, manusia bisa mengalami kondisi ini akibat gigitan berulang dari sejenis serangga yang disebut lalat rusa. 

Cacing loa-loa tumbuh dan hidup dalam tubuh lalat rusa. Sebagian besar lalat ini tumbuh pada area hutan hujan di Afrika Barat dan Tengah. Ketika lalat menggigit manusia beberapa kali, cacing loa-loa bisa saja masuk ke tubuh manusia hingga menyebabkan infeksi parasit di mata.

Bagaimana mengetahui bila mengalami infeksi cacing mata loa-loa?

Sebagian besar penderita tidak menyadari bahwa mereka menderita infeksi cacing mata loa-loa. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya gejala tertentu yang dirasakan. 

Biasanya, tanda paling umum jika Anda menderita infeksi ini adalah pembengkakan calabar pada mata. Gejala ini terjadi karena adanya penumpukan jaringan yang tidak meninggalkan bekas lekukan jika ditekan. 

Biasanya, hal ini terjadi pada area yang dekat dengan permukaan kulit. Pada area yang bengkak, Anda bisa saja merasakan gatal. 

Ketika Anda terkena infeksi, Anda bisa melihat adanya pergerakan cacing dewasa yang melintasi permukaan mata Anda. Hal ini bisa membuat mata Anda tersumbat, gatal, nyeri, dan menjadi lebih sensitif terhadap cahaya. 

Bagi banyak orang, kondisi ini terkesan menyeramkan. Tapi, biasanya pergerakan cacing ini bisa menghilang dalam waktu kurang lebih satu minggu dan tidak menimbulkan efek berbahaya bagi mata.

Tidak hanya pada bagian mata, penderita infeksi ini juga bisa saja merasakan gejala pada area tubuh lainnya, seperti gatal-gatal di kulit, nyeri otot dan sendi, serta kelelahan. 

Dalam beberapa kasus, orang-orang yang memiliki infeksi ini dalam waktu lama rentan mengalami kondisi kerusakan ginjal. Tapi, hal ini tergolong cukup langka dan tidak umum terjadi. 

Proses pengobatan infeksi cacing mata loa-loa

Biasanya, jika Anda merasakan gejala, dokter akan terlebih dahulu melakukan diagnosa. Diagnosa dilakukan melalui hasil pemeriksaan tertentu, bisa berupa tes darah, tes laboratorium dengan pengambilan sampel, dan lain sebagainya.

Setelah melakukan diagnosa, barulah dokter bisa menentukan jenis pengobatan apa yang paling tepat untuk mengatasi kondisi Anda. 

Pengobatan untuk penyakit cacing mata loa-loa bisa jadi cukup sulit. Dokter Anda mungkin perlu melakukan konsultasi lebih lanjut dengan ahli pengobatan penyakit menular dan tropis. 

Biasanya, operasi bisa dilakukan untuk mengangkat cacing dewasa yang bergerak dan melintas di bawah permukaan terluar mata. Hal ini membantu untuk mengurangi keresahan dan meringankan gejala yang dialami pasien.

Tapi, infeksi cacing mata loa-loa tidak bisa disembuhkan sepenuhnya hanya melalui operasi. Setelah operasi pengangkatan cacing dewasa, pasien masih perlu menjalani pengobatan dengan penggunaan dua jenis obat, yaitu diethylcarbamazine (DEC) dan Albendazole. 

Diethylcarbamazine (DEC) bekerja dengan membunuh mikrofilaria dari cacing dewasa. Sementara, Albendazole baru digunakan apabila DEC tidak ampuh untuk mengatasi kondisi pasien.

Akan tetapi, DEC bisa menimbulkan efek samping serius. Bagi beberapa orang, penggunaan DEC menimbulkan radang otak, memicu koma atau bahkan kematian. Karena itu, penggunaan DEC biasanya hanya dilakukan apabila berbagai kondisi medis pasien telah diatasi terlebih dahulu.

Meski menimbulkan efek samping, kondisi infeksi cacing mata loa-loa yang Anda derita tetap bisa diatasi dengan pengobatan yang terencana dari para tenaga medis.

Penyakit

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*