Penyebab dan Gejala Hernia yang Wajib Diketahui

Hernia atau juga dikenal dengan sebutan turun berok merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika organ dalam tubuh menekan dan mencuat melalui otot atau jaringan ikat yang lemah. Penyakit ini biasanya menyerang laki-laki, terutama anak kecil. Terdapat beberapa hal terkait penyebab yang perlu diketahui mengenai penyakit ini termasuk pengobatan hernia.

pengobatan hernia

Jaringan ikat pada tubuh seharusnya kuat dalam menahan organ tubuh yang ada di dalamnya agar tetap berada di posisinya masing-masing. Namun, terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan jaringan ikat melemah hingga tidak dapat menahan organ di dalamnya tersebut, setelah itu munculah penyakit hernia atau turun berok.

Penyebab Hernia

Munculnya hernia disebabkan karena kombinasi antara kondisi otot yang tertarik dan melemah, selain itu terdapat pula faktor lain yang menyebabkan otot tubuh menjadi lemah. Seperti usia, batuk kronis, bawaan lahir di pusar dan diafragma serta cedera atau komp;ikasi dari operasi yang dilakukan di bagian perut.

Sejumlah faktor juga diduga dapat  meningkatkan risiko seseorang mengalami hernia, terutama ketika otot tubuh mulai melemah. Seperti terlalu sering mengangkat beban berat, konstipasi yang menyebabkan penderita harus mengejan saat buang air besar, lalu kehamilan yang menyebabkan meningkatnya tekanan dalam dinding perut.

Faktor lainnya, penumpukan cairan di dalam rongga perut, berat badan meningkat secara tiba-tiba hingga bersin yang terlalu lama. Penyakit seperti cystic fibrosis, diketahui secara tidak langsung bisa meningkatkan risiko seseorang terkena hernia. Hal itu dikarenakan terganggunya fungsi paru sehingga memicu batuk kronis.

Gejala Hernia

Gejala yang muncul bervariasi, hal ini juga bergantung pada lokasi dan tingkat keparahan yang diderita seseorang. Tanda yang muncul jika seseorang terkena hernia di perut atau selangkanga adalah tonjolan yang hilang ketika berbaring. Namun, tonjolan ini juga dapat muncul ketika penderita tertawa, batuk, mengejan dan beberapa gejala lain sebagai berikut.

  • Nyeri pada area benjolan, terutama ketika mengangkat atau membawa benda berat.
  • Merasa berat dan tidak nyaman di perut, terutama ketika membungkuk dan konstipasi.
  • Ukuran benjolan semakin membesar seiring waktu dan terdapat benjola di selangkangan.

Pengobatan Hernia

Sebelum menentukan pengobatan apa yang akan dilakukan, terdapat sejumlah faktor yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan dan tentu memengaruhi keputusan doktr dalam menentukan operasi, seperti kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan, gejala yang muncul dan dampaknya pada pasien, jenis serta lokasi hernia hingga isi hernia.

  • Terapi Obat

Bagi penderita hernia hiatus, kebanyakan dokter akan memberi resep untuk menurunkan obat asam lambung yang berfungsi meredakan gejala dan rasa tidak nyaman. Beberapa jenis obat yang mungkin diberikan seperti antasida, antagonis reseptor H-2 dan penghambat pompa ptoton (PPI) bagi penderitanya.

  • Operasi

Pengobatan hernia selanjutnya adalah tindakan operasi yang merupakan langkah utama bagi para dokter dalam menangani pasien penderita hernia. Terdapat dua jenis operasi yang bisa dipilih dan dilakukan oleh dokter.

Pertama operasi terbuka dan yang kedua laparoskopi. Kedua jenis operasi ini tentu dilakukan dengan cara yang berbeda dan langkah-langkah yang berbeda pula. Hernia akan semakin membesar dan semakin menekan jaringan atau organ di sekitarnya.

Kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi yang bisa dialami pasien penderita penyakit ini, untuk mencegahnya terdapat beberapa langkah mudah yang dapat dilakukan. Seperti berhenti merokok, menjaga berat badan, menonsumsi makanan tinggi serat dan hindari mengangkat beban berat.

Hidup Sehat

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*