Operasi Katarak

Katarak merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh lensa mata yang keruh. Katarak dapat menimbulkan pandangan seseorang kabur. Jika manusia mengalami gangguan pada mata dan kondisinya semakin memburuk, mereka kemungkinan perlu menjalani operasi katarak.

Ketika pasien menjalankan operasi katarak, lensa mereka yang keruh akan digantikan dengan lensa yang baru atau lensa buatan. Operasi katarak ditangani oleh dokter mata dan pada umumnya merupakan tindakan medis yang aman untuk dilakukan. Setelah pasien menjalankan operasi katarak, mereka sebenarnya tidak perlu rawat inap. Operasi katarak dapat dilakukan antara 15 menit sampai 1 jam.

Meskipun operasi katarak tidak memakan waktu lama, biaya yang perlu pasien bayar adalah sekitar Rp 17 juta. Hal tersebut juga bergantung pada rumah sakit pilihan pasien, jenis lensa yang akan dipakai, teknik operasi yang dilakukan, serta obat bius yang disediakan.

Alasan Operasi Katarak Perlu Dijalankan

Pasien perlu melakukan operasi katarak untuk mencegah terjadinya kerusakan pada mata. Pasien perlu menjalankan operasi katarak jika kondisi pada mata mereka cukup parah sehingga mereka hampir tidak bisa melihat. Jika manusia mengalami katarak, tetapi masih bisa melihat dengan baik, maka tidak perlu menjalankan operasi katarak.

Pada awalnya jika seseorang mengalami gangguan pada mata, yang disebabkan karena menonton di depan layar terlalu dekat atau baca di ruang gelap, mereka perlu menggunakan kacamata atau kontak lensa agar melihat benda lebih jelas. Namun, seiring berjalannya waktu, jika kondisi mata manusia semakin memburuk, mereka bisa mengalami katarak. Katarak adalah penyakit yang serius yang dapat menimbulkan gejala sebagai berikut:

  • Pandangan kabur atau buram.
  • Pandangan terhadap suatu benda seolah-olah terlihat ada dua.
  • Mata semakin lebih sensitif terhadap cahaya.
  • Penglihatan yang buruk di malam hari.

Prosedur Operasi Katarak

Jika Anda mengalami penyakit katarak, namun kondisinya memburuk sehingga Anda hampir tidak bisa melihat, maka mata Anda perlu dioperasi. Namun, sebelum menjalankan operasi katarak, ada beberapa langkah perlu Anda pahami. Langkah-langkah tersebut antara lain:

  • Pemeriksaan pada mata

Langkah pertama adalah menentukan jenis lensa yang cocok untuk Anda dengan memeriksa ukuran dan bentuk mata Anda.

  • Riwayat medis

Setelah memeriksa mata Anda, dokter akan bertanya jika Anda punya riwayat medis yang menyebabkan gangguan pada mata seperti demam scarlet. Selain itu, dokter juga akan bertanya jika Anda menggunakan obat-obatan tertentu.

Jika Anda menggunakan obat-obatan, dokter akan meminta Anda untuk menghentikannya, karena efek obat kemungkinan akan memicu pendarahan selama operasi.

  • Obat tetes mata

Pada satu atau dua hari sebelum operasi katarak dilakukan, dokter akan memberikan Anda obat tetes antibiotik untuk mencegah pembengkakan dan infeksi selama menjalani operasi katarak.

  • Berpuasa

12 jam sebelum operasi katarak, Anda diminta untuk berpuasa (tidak makan atau minum).

  • Pemilihan jenis lensa

Ada tiga jenis lensa yang bisa Anda pilih, antara lain lensa monofokal, lensa multifokal, dan lensa torik. Anda perlu pilih jenis lensa yang sesuai dengan kebutuhan mata Anda.

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, Anda bisa memulai operasi katarak. Operasi katarak meliputi empat jenis, antara lain phacoemulsification (atau lebih umum dikenal sebagai pacho), operasi laser, operasi katarak ekstrakapsular, dan operasi katarak intrakapsular.

Setelah Anda melakukan operasi katarak, ada beberapa pencegahan yang perlu dilakukan dalam beberapa minggu, antara lain:

  • Menggunakan obat tetes mata sesuai aturan dokter.
  • Menghindari benda-benda yang mudah masuk ke dalam mata seperti air dan debu.
  • Tidak menggosok mata.
  • Menggunakan kacamata atau pelindung mata.
  • Menggunakan pelindung mata saat tidur.

Efek Samping Dari Operasi Katarak

Dalam waktu sekitar 8 minggu, Anda dapat melihat dengan normal dan dapat melakukan berbagai aktivitas sesuai kebutuhan Anda. Di sisi lain, Anda juga perlu waspada terhadap kondisi mata Anda, karena tidak semua operasi berjalan dengan baik. Setelah menjalankan operasi katarak, walaupun jarang terjadi, hal tersebut tidak menutup kemungkinan terjadinya komplikasi yang meliputi:

  • Pembengkakan atau infeksi pada mata.
  • Pendarahan.
  • Penurunan pada kelopak mata.
  • Lepasnya retina (ablasi retina).
  • Tekanan dalam mata yang meningkat sementara.
Penyakit Read More