Tidak Sadar Makan ketika Tidur, Bagaimana Mengatasi Gangguan Makan saat Tidur?

Meski tidak selazim sleepwalking, gangguan makan saat tidur (NS-RED) dapat terjadi saat sleepwalking. Orang-orang dengan gangguan ini menyantap makanan saat mereka tidur. Mereka sering berjalan menuju dapur dan menyiapkan atau mengambil makanan di kulkas, tanpa mengingat pernah melakukanya.

Karena penderita sama sekali tidak bisa mengingat peristiwa makan tersebut, hal ini kemudian dikategorikan sebagai salah satu gangguan makan karena tidur. Jika gangguan makan saat tidur sering berlangsung, para pengidapnya akan mengalami kenaikan berat badan dan semakin rentan terhadap diabetes tipe 2.

Gangguan makan saat tidur juga memiliki “saudara” kembar yang dikenal sebagai night eating syndrome (NES). Yang membedakan NES dengan gangguan makan saat tidur (NS-RED) adalah penderita NES makan saat malam hari dengan keadaan tersadar dan tidak bisa tidur lagi sampai ia makan.

Berikut adalah gejala NES dan dapat berlangsung setidaknya hingga dua bulan.

  • Tidak berselera atau tidak memiliki nafsu makan saat sarapan.
  • Makan lebih banyak saat malam hari (makan malam) ketimbang jam makan lainnya.
  • Makan lebih banyak setelah jam makan malam.
  • Sering terbangun di malam hari, dan hanya bisa tidur lagi setelah ia makan.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, NS-RED dan NES dibedakan saat mereka makan dalam keadaan sadar atau tidak.

Kedua gangguan makan ini tentunya akan mengganggu asupan nutrisi seseorang, memicu rasa malu, depresi, hingga kenaikan berat badan.

Siapa yang Berisiko Terkena Gangguan Makan saat Tidur?

Meski pria atau wanita rentan terkena gangguan-gangguan ini, namun umumnya lebih banyak terjadi pada kaum hawa.

Wanita cenderung berisiko tinggi terkena sindrom malam makan (Night Eating Syndrome) karena sering melakukan diet di siang hari sehingga memicu rasa lapar di malam harinya.

Ditambah lagi, saat kita tidur kontrol terhadap tubuh dan rasa lapar melemah, sehingga makin memicu gangguan ini.

Dalam beberapa kasus, para penderita gangguan makan karena tidur dilaporkan memiliki riwayat kecanduan alkohol, penyalahgunaan narkoba, dan gangguan tidur lainnya.

Bagaimana Mengatasi Gangguan Makan saat Tidur?

Tentunya setiap gangguan kesehatan yang terjadi harus mendapatkan penanganan yang tepat dan efektif.

Pengobatan gangguan makan saat tidur dimulai dengan mewawancarai si penderita dan melakukan berbagai tes laboratorium untuk memantau aktivitas otak pasien saat malam hari.

Obat-obatan tertentu kadang bisa membantu mengatasi masalah ini. Namun, pil tidur harus dihindari karena dapat semakin memperburuk kondisi.

Perawatan tambahan lainnya seperti metode untuk melepaskan stres dan kecemasan direkomendasikan. Misalnya seperti, pelatihan relaksasi, konseling, dan membatasi asupan alkohol atau kafein.

Gangguan-gangguan makan saat tidur memang ada dan bisa saja menyerang setiap orang. Oleh karena itu, selalu jaga pola makan dan pola tidur yang sehat sebagai gaya hidup Anda untuk menghindari gangguan-gangguan tidur ini.

Perenting Read More