Apa itu Ventrikulografi? Ini Penjelasannya

Ventrikulografi akan memberikan hasil berupa gambar pencitraan

Salah satu proses pemeriksaan yang kerap diandalkan para dokter ahli saraf guna melakukan diagnosa hidrosefalus pada anak atau kateterisasi jantung adalah ventrikulografi. Selain dari beberapa pemeriksaan umum yang dilakukan, seperti pemeriksaan tanda fisik, koordinasi dan keseimbangan, pemeriksaan sensorik hingga kondisi otot.

Definisi singkat dari pemeriksaan tersebut adalah sebuah metode dari pencitraan otak yang memakai pewarna yang kemudian disuntikan. Selain itu, penggunaan sinar x yang tujuannya untuk memvisualisasikan ventrikel pada otak. Ventrikel merupakan ruang jantung yang fungsinya memompa darah ke seluruh tubuh.

Ventrikulografi Hidrosefalus

Penyakit hidrosefalus muncul dikarenakan tidak seimbangnya produksi dan penyerapan cairan yang terjadi di dalam otak. Akibat hal itu, cairan yang terdapat di dalam otak terlalu banyak dan membuat tekanan dalam kepala meningkat. Kondisi ini bisa disebabkan beberapa faktor, seperti aliran cairan otak tersumbat, produksi cairan otak lebih cepat dari penyerapan dan penyakit atau cedera parah.

Merupakan pemeriksaan yang dilakukan dengan memasukkan kontras berupa oksigen murni atau kontras lain, prosesnya memakai alat tertentu menembus melalui fontanela anterior yang kemudian masuk ke dalam ventrikel. Setelah kontras masuk, nantinya akan terlihat dengan jelas kontras akan mengisi ruang ventrikel yang melebar.

Untuk anak yang besar karena fontanela biasanya telah menutup, untuk bisa memasukkan kontras nantinya akan dibuatkan lubang menggunakan bor pada kranium di bagian frontal atau oksipitalis. Pemeriksaan ini sangat sulit dilakukan dan memiliki risiko yang tinggi, bahkan pada rumah sakit yang telah memiliki fasilitas CT scan, prosedur ini sudah tidak lagi dipakai.

Ventrikulografi Jantung

Dalam prosedur kateterisasi jantung terdapat dua jenis prosedur, yakni pada jantung kanan dan pada jantung kiri. Penjelasan kedua prosedur ini juga tidak sama alias berbeda, untuk jantung kiri merupakan proses kateterisasi koroner melalui arteri yang terdapat di daerah tangan. Sementara penyuntikan kontras untuk mengetahui aliran darah pada jantung.

Proses ini memberikan hasil yang serupa dengan angiogram, tetapi pada angiogram zat kontras yang dimasukkan melalui arteri koronaria. Sementara proses kateterisasi jantung kiri kontras dimasukkan melalui ventrikel kiri. Kateterisasi ini akan memberikan beberapa informasi seperti fraksi ejeksi, volume ventrikel, pergerakan dinding jantung, lesi regurgitasi hingga aneurisma.

Berbeda dengan kateterisasi jantung kanan yang prosesnya melalui pembuluh darah vena, kateterisasi jantung kiri dilakukan melalui pembuluh darah arteri brachialis. Informasi terkait fraksi ejeksi ventrilel kiri pada pemeriksaan ini bisa diperoleh secara kuantitatif dan semikuantitatif. Nantinya akan memberikan visualisasi dinding ventrikel kiri pada anterior, apikal, inferior dan dinding lateral.

Sementara itu kateterisasi pada jantung kanan merupakan prosedur yang memungkinkan dokter bisa melihat ruang jantung dengan tepat. Tujuan dilakukan prosedur ini adalah untuk melakukan dioagnosa pada masalah yang terjadi pada aliran darah di sisi kanan jantung. Pada umumnya, ruang jantung kanan mencakup atrium kanan dan ventrikel kanan.

Salah satu bahan pewarna pada zat kontras yang digunakan adalah yodium, zat dengan warna kontras biasanya kerap digunakan untuk membuat sisi kanan jantung lebih mudah terlihat. Seseorang yang akan melakukan prosedur ini akan ditanya terlebih dahulu oleh dokter apakah mereka memiliki alergi terhadap yodium.

Manfaat lain prosedur ventrikulografi ini adalah memberi perkiraan viabilitas miokardium dengan membandingkan siklus jantung normal dengan siklus jantung yang mengikuti kontraksi ventrikel prematur, siklus jantung setelah pemberian obat inotropik infus dan siklus jantung setelah pemberian nitrogliserin.

Penyakit Read More