Mengenal Penyakit Pes yang Sempat Mewabah

Mungkin belum banyak dari Anda yang familiar dengan wabah penyakit pes. Penyakit apakah pes dan bagaimana cara mengobatinya?

Pes atau biasa disebut plague adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Yersinia pestis.  Bakteri ini ditemukan terutama pada hewan pengerat, khususnya tikus, dan pada kutu yang memakan hewan tersebut. Hewan lain dan manusia biasanya tertular penyakit ini dari gigitan tikus atau kutu. Sekitar 1 dari 7 orang yang terinfeksi PES meninggal karena penyakit ini.

Jenis yang paling umum terlihat sepanjang sejarah adalah wabah PES, yang merupakan infeksi kelenjar getah bening. Jenis umum lainnya termasuk pneumonia plague, infeksi paru-paru, dan septikemia plague yang mempengaruhi darah Anda.

Gejala PES

Gejala-gejala penyakit PES yang biasanya Anda rasakan, meliputi:

  • Panas dingin
  • Demam
  • Kejang
  • Malaise
  • Nyeri otot
  • Penampilan kelenjar getah bening yang halus dan nyeri serta menyebabkan pembengkakan di daerah selangkangan, ketiak atau leher. Pembengkakan tersebut disebut bubo, dan biasanya ditemukan di lokasi gigitan kutu yang terinfeksi.

Penyakit PES harus segera Anda obati, karena  setengah dari orang yang menderita PES mempunyai kemungkinan meninggal dunia.

Gejala pneumonia plague

Sedangkan, untuk gejala wabah pneumonia plague meliputi:

  • Batuk parah;
  • Sulit bernafas
  • Demam
  • Berbusa, dahak berdarah
  • Nyeri dada ketika bernapas dalam-dalam.

Hampir semua kasus pneumonia plague berakibat fatal jika tidak ditangani. Tidak seperti jenis wabah PES lainnya, orang dengan pneumonia plague dapat menyebarkan infeksi tersebut melalui batuk, dengan mengirimkan tetesan kecil yang membawa bakteri di udara kepada orang lain.

Gejala septikemia plague

Gejala-gejala septikemia plague meliputi:

  • Perdarahan karena masalah pembekuan
  • Muntah
  • Mual
  • Demam
  • Diare
  • Sakit perut.

Septikemia plague dapat menyebabkan kematian bahkan sebelum Anda merasakan munculnya gejala.

Pengobatan

Semua bentuk wabah plague memerlukan perawatan sesegera mungkin, karena kematian dapat terjadi 24 jam setelah gejala pertama muncul pada Anda.

Antibiotik seperti streptomisin, gentamisin, doksisiklin, atau siprofloksasin efektif untuk mengobati plague. Cairan infus, oksigen, dan bantuan pernapasan juga dapat membantu perawatan Anda.

Sedangkan karena risiko infeksi dari orang-ke-orang, pasien dengan wabah pneumonia plague memerlukan isolasi yang ketat – baik dari perawat maupun pasien lain.

Segera temui dokter Anda bila Anda mulai merasakan gejala-gejala PES yang tertera diatas. Biasanya penyedia layanan kesehatan dapat mendiagnosis PES dengan melakukan tes laboratorium pada darah atau dahak Anda, atau pada cairan dari kelenjar getah bening Anda.

Penyakit Read More

Pemfigoid, Kelainan Imun yang Bisa Terjadi pada Lansia

Meski jarang terdengar, pemfigoid adalah gangguan autoimun tubuh yang ternyata paling sering mempengaruhi lansia. Pemfigoid disebabkan oleh kerusakan sistem kekebalan tubuh, sehingga menyebabkan kulit ruam dan melepuh. Sebenarnya, apa penyebab pemfigoid dan bagaimana penanganan pemfigoid yang tepat? Berikut ini ulasannya.

Penyebab Pemfigoid

Pada kasus penyakit autoimun pemfigoid, tubuh penderita akan secara keliru justru menyerang balik jaringan tubuh yang sehat. Sistem kekebalan tubuh akan menciptakan antibodi untuk menyerang jaringan, tepat di bawah lapisan kulit terluar.

Hal ini menyebabkan lapisan kulit terkelupas dan terdapat ruam kemerahan atau luka lecet yang nyeri. Penyebab pemfigoid belum diketahui pasti. Namun dalam beberapa kasus, hal ini bisa disebabkan oleh:

  • Pemakaian obat-obatan tertentu
  • Terapi radiasi
  • Terapi sinar ultraviolet

Lansia yang mengalami gangguan autoimun atau pemfigoid jumlahnya lebih tinggi, ketimbang kelompok usia lain. Selain itu, pemfigoid juga lebih banyak menyerang wanita daripada pria.

Gejala Pemfigoid

Tanda-tanda pemfigoid yang paling umum adalah bagian kulit melepuh atau terdapat ruam kemerahan. Antara lain pada lengan, kaki, perut dan mata. Luka ini akan terasa nyeri dan gatal. Berikut ini beberapa gejala pemfigoid yang kerap menjadi karakteristik pada kulit penderita:

  • Kulit ruam kemerahan dan meluas sebelum melepuh.
  • Terdapat luka yang melebar dan berisi cairan bening. Kadang-kadang mengandung sedikit darah.
  • Kulit yang lecet menebal dan tidak mudah pecah.
  • Kulit di sekitar area yang melepuh tampak kemerahan atau menghitam.
  • Kulit yang sudah melepuh dan pecah biasanya akan terasa nyeri.

Cara Mendiagnosis Pemfigoid

Untuk memastikan diagnosis pemfigoid, dokter akan memeriksa area kulit yang melepuh. Serangkaian tes juga diperlukan agar dokter bisa memberikan resep obat yang tepat. Tes yang dilakukan di antaranya biopsi kulit dengan mengambil sedikit kulit yang terkena pemfigoid sebagai sampel.

Selanjutnya, teknisi laboratorium akan menguji sampel untuk mengetahui karakteristik antibodi sistem kekebalan tubuh Anda. Antibodi ini juga dapat dideteksi dengan pengambilan sampel darah Anda.

Perawatan Pemfigoid

Kelainan autoimun pada lansia berupa pemfigoid umumnya tidak dapat disembuhkan. Namun, perawatan yang tepat sangat efektif untuk mengurangi gejala yang ditimbulkan.

Misalnya, pengobatan dengan resep dokter memakai pil kortikosteroid atau salep. Obat ini dapat mengurangi peradangan dan membantu mengurangi rasa gatal atau cepat mengeringkan kulit yang melepuh. Opsi pengobatan lain adalah imunosupresan atau tetrasiklin yang dapat mengurangi peradangan dan infeksi. Segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan dan solusi yang efektif dalam menangani kelainan autoimun yang terjadi pada lansia.

Lansia Read More

Mendisiplinkan Anak dengan Rutinitas Sehari-hari

Setiap orangtua ingin agar anak-anak tumbuh bahagia, bisa menghormati orang lain, dan memiliki etika yang baik di depan umum.

Tetapi, kadang perilaku anak di luar ekspektasi dan terlalu dimanjakan sehingga berlawanan dengan apa yang diinginkan orangtua.

Oleh karena itu, untuk mendidik mereka menjadi anak yang baik, orangtua perlu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan pada anak.  

Apa Sebenarnya Disiplin?

Disiplin adalah proses mengajar anak tentang perilaku apa saja yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan. Dalam kata lain, disiplin mengajarkan anak untuk mengikuti aturan.

Tips mendisiplinkan anak yang efektif dapat melibatkan banyak cara, termasuk dorongan positif, praktek dari orangtua, dan dukungan serta kasih sayang orangtua. Terkadang, menghukum anak juga bisa menjadi strategi mendisiplinkan anak yang efektif. Jadi, kombinasi cara-cara ini secara tepat untuk mendapatkan hasil yang efektif dalam mendisiplinkan anak.

Peran Orangtua dalam Disiplin Anak

Keluarga besar, sekolah, tempat ibadah, terapis, dan sebagainya hanyalah pendukung dalam mendisiplinkan anak.Orangtua bertanggung jawab penuh untuk membantu setiap anak tumbuh mandiri, punya tata krama, dan kendali diri.

Menurut The American Mental Health Association, ada 3 gaya mendidik anak yang umum digunakan:

  1. Otoriter: Anda punya ekspektasi dan konsekuensi yang jelas, tetapi jarang menunjukkan kasih sayang pada anak. Ucapan Anda adalah hukum yang berlaku dan tidak ada celah untuk dibantah. Gaya mendidik anak ini dinilai kurang efektif pada umumnya.
  2. Otoritatif: Anda punya ekspektasi dan konsekuensi yang jelas, serta selalu penuh kasih sayang pada anak. Anda cukup fleksibel dan mau bekerja sama dengan anak untuk memecahkan setiap masalah. Biasanya cara ini adalah gaya mendidik yang paling efektif.
  3. Permisif: Banyak menunjukkan kasih sayang hingga kebablasan dalam mendisiplinkan anak. Ini juga adalah gaya parenting yang kurang efektif.


Tips Mendisiplinkan Anak

American Academy of Pediatrics memberikan saran berikut sebagai tips mendisiplinkan anak melalui rutinitas sehari-hari:

1. Memberikan Imbalan ketika Anak Berperilaku Baik

Mengakui perilaku baik yang dilakukan anak adalah penghargaan bagi mereka dan mendorong anak untuk melanjutkan kebiasaan baik ini. Berikan pujian dan ingatkan anak bahwa dia sebenarnya bisa berperilaku baik jika ia mau.

2. Membiarkan Anak Merasakan Konsekuensi Alami

Jika anak sulit dinasehati atau tidak mendengarkan nasehat orangtua, biarkan anak mengalami akibat dari perilakunya. Sebagai contoh, jika ia sengaja merusak mainan, maka ia tidak akan bisa memakai mainannya lagi.

Namun, tetap pastikan bahwa konsekuensi alami ini tidak berbahaya untuk anak.

3. Membiarkan Anak Merasakan Konsekuensi Logis

Cara ini mirip dengan konsekuensi alami, tetapi Anda perlu menjelaskan ke anak apa akibatnya jika ia berperilaku tidak baik.

Misalnya, jika anak tidak membereskan mainan, maka Anda akan menyimpan mainan itu jauh dari jangkauan mereka selama seminggu.

4. Mencabut Hak Istimewa

Sebagai contoh, jika anak tidak menyelesaikan PR tepat waktu, Anda akan mengambil hak istimewa anak, seperti tidak boleh bermain HP atau menonton TV selama seminggu. Tips mendisiplinkan anak ini akan lebih efektif jika Anda mencabut hak istimewa yang paling disenangi oleh buah hati. Contohnya, tidak mendapatkan uang saku atau tidak boleh bermain gadget selama seminggu.

Perenting Read More

Kimchi Ternyata Tak Hanya Lezat, Tetapi Juga Bermanfaat untuk Kesehatan

Buat Anda pecinta budaya Korea tentunya sudah tidak asing dengan sayuran fermentasi bernama kimchi. Bahan kimchi terdiri dari campuran sawi putih dan lobak dicampur dengan bumbu-bumbu lainnya. Seiring budaya Korea yang semakin menjamur, kini Anda dapat menyicipi kimchi di mana-mana. Mari kenali makanan asal negeri gingseng ini lebih jauh lagi melalui penjelasan di bawah ini.

Apa itu Kimchi?

Dulu makanan ini dikenal dengan sebutan ‘chim-chae’ yang berarti “sayuran yang direndam,” dan kini dikenal dengan ‘kimchi.’ Pada dasarnya makanan fermentasi ini merupakan hidangan tradisional yang berasal dari negeri Korea.

Kimchi dibuat dengan cara memfermentasi sayuran yang dibumbui dengan bawang putih, jahe, bawang bombay dan cabai. Tampilannya didominasi dengan warna oranye dengan bau asam yang sangat menyengat. Penampilan makanan ini dapat menggugah selera makan dan rasanya benar-benar menyegarkan.

Selain enak, manfaat kimchi juga bermacam-macam. Makanan yang difermentasi dengan bakteri asam laktat probiotik memiliki manfaat yang mirip dengan cara yogurt menambahkan manfaat probiotik pada susu. Probiotik yang dihasilkan dapat menciptakan mikroorganisme untuk membantu sistem pencernaan.

Kimchi juga dipercaya sebagai salah satu makanan fermentasi yang sehat dengan kadar serat tinggi, namun memiliki rendah kalori.

Manfaat Kimchi untuk Kesehatan

Menurut ahli, manfaat terbesar dari kimchi ini berasal dari bakteri sehat yang ada pada proses fermentasi. Bakteri sehat ini dipercaya dapat melawan infeksi pada tubuh kita. Bahkan sebuah studi mengatakan bahwa kimchi memiliki kombinasi sifat antiinflamasi dan penurun kolesterol.

Tak hanya itu saja, makanan ini pun dapat mengurangi resiko penyakit kanker. Kimchi juga termasuk ke dalam makanan yang sarat dengan serat, sehingga bisa membuat kita merasa kenyang. Meski begitu, satu cangkir kimchi hanya memiliki 22 kalori saja.

Walaupaun bermanfaat untuk tubuh, mengonsumsi makanan ini harus dibatasi. Karena dalam kimchi terkandung sodium yang tinggi. Sehingga Anda yang memiliki tekanan darah tinggi harus hati-hati dalam mengonsumsinya. Selain itu, mengonsumsi kimchi terlalu banyak malah dapat mengganggu pencernaan.

Cara Memakan Kimchi

Tak perlu harus jauh-jauh ke Korea untuk menikmati manfaat kimchi, kini makanan tersebut sudah ada di mana-mana. Selain Anda bisa menemukannya di restoran Korea ataupun supermarket yang menyediakan makanan khas Korea, cara membuat kimchi di rumah pun sangat mudah.

Selain itu, Anda bisa mengonsumsi makanan fermentasi ini dengan disantap langsung atau dijadikan sebagai pendamping makanan favorit Anda. Bahkan Anda juga bisa menjadikannya sebagai salah satu bumbu untuk menambah rasa sedap pada hidangan makanan.

Intinya, tidak ada cara yang pasti untuk menikmati makanan super ini. Anda bisa memasukkan kimchi pada rebusan sayur-sayuran, telur orak-arik, hingga sebagai bumbu nasi goreng sekalipun. Jadi, tak hanya manfaat kimchi saja yang beragam, cara penyajiannya pun bermacam-macam

Diet Sehat Read More

Butuh Obat untuk Tidur? Kenali Efek Samping Pil Tidur Terlebih Dahulu

Kebanyakan orang yang mengalami insomnia akan mengambil pil tidur sebagai salah satu solusi agar bisa tidur nyenyak semalaman.

Pil tidur pada awalnya mungkin efektif, namun seiring berjalannya waktu, efektivitasnya akan menurun dan menimbulkan ketergantungan. Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter dan ketahui beberapa efek samping pil tidur melalui artikel ini.

Apa Itu Pil Tidur?

Pil tidur dapat dikatakan sebagai obat penenang hipnotik. Obat ini berfungsi untuk membantu tidur nyenyak.

Sebagai contohnya benzodiazepin seperti Xanax, Valium, Ativan, dan Librium. Obat-obatan tersebut dapat meningkatkan rasa kantuk sehingga membantu Anda cepat tidur.

Meski berguna dalam jangka pendek, namun semua benzodiazepin bisa menyebabkan kecanduan dan mengurangi konsentrasi.

Efek Samping dari Pil Tidur

Seperti kebanyakan obat lain, efek samping dari pil tidur juga perlu diwaspadai. Pil tidur dapat mengganggu pernafasan, pencernaan, hingga menimbulkan parasomnia. Untuk informasi lebih lanjut, efek samping pil tidur meliputi:

1. Parasomnia

Salah satu efek samping dari pil tidur yang paling berbahaya adalah parasomnia. Parasomnia merupakan gangguan dalam ketidakmampuan mengendalikan perilaku, tindakan atau gerakan tubuh saat tidur.

Salah satu contoh paling umum adalah sleepwalking atau tidur sambil berjalan. Saat tidur, penderita tidak akan mengetahui apa yang sudah dilakukan. Bahkan, penderita bisa berhubungan seks saat dalam kondisi tidur.

2. Penglihatan Kabur atau Bermasalah

Masalah penglihatan secara tiba-tiba dapat muncul setelah mengonsumsi pil tidur.

3. Sakit Dada

Dada terasa ditekan, nyeri, dan mengalami sensasi yang tidak nyaman saat bernafas.

4. Kesulitan Bernafas atau Menelan

Setiap tarikan napas atau menelan ludah, dada dan tenggorokan akan terasa sakit.

5. Merasa Tenggorokannya Tertutup

Timbul rasa nyeri pada tenggorokan sehingga penderita merasa tenggorokannya terhalang sesuatu.  

6. Suara Serak

Muncul radang tenggorokan sehingga suara menjadi parau.

7. Gatal

Efek samping dari pil tidur juga dapat menyebabkan rasa gatal-gatal pada permukaan kulit.

8. Mual

Rasa yang tidak nyaman, begah, kembung dan mual.

9. Jantung berdebar

Setelah mengonsumsi pil tidur, jantung akan berdebar atau berdetak lebih kencang dan tak beraturan.

10. Ruam

Efek samping pil tidur lainnya dalah muncul kemerahan di area kulit, seperti tangan, kaki, atau wajah.

11. Sesak Nafas

Dada terasa sakit dan mengganggu saluran pernafasan.

12. Pembengkakan Mata, Wajah, Bibir, Lidah, atau Tenggorokan

Terjadi peradangan di area wajah, bibir, mata, lidah, dan tenggorokan.

13. Muntah

Mengonsumsi pil tidur dapat menimbulkan efek samping seperti muntah-muntah dan rasa tidak nyaman di saluran pencernaan.

14. Anafilaksis

Selain beberapa efek samping dari pil tidur di atas, reaksi alergi yang akut dapat muncul. Efek samping serius ini adalah anafilaksis. Anafilaksis merupakan reaksi alergi berat setelah mengonsumsi obat.

15. Angioedema

Efek samping lain yang bisa muncul adalah angioedema. Reaksi alergi ini muncul jika penderita mengalami pembengkakan wajah yang parah.

Tanpa pil tidur, seseorang yang mengalami gangguan tidur seperti insomnia mungkin akan sulit untuk tidur. Tetapi, sebelum mengonsumsi obat, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari efek samping dari pil tidur atau reaksi alergi yang ditimbulkan.

Obat Read More

Mengenal BB Cream, Produk Kecantikan Kesayangan Wanita

Seperti apa sebenarnya BB cream itu? Mungkin para wanita sudah tidak asing dengan produk beauty balms (BB) cream ini. Mempunyai produk kecantikan yang mempunyai banyak manfaat sebagai skincare sekaligus make-up tentunya menjadi sebuah kebahagiaan. Selain hemat tempat, Anda juga dapat menghemat pengeluaran. Itulah alasan yang menjadikan produsen skincare mengeluarkan produk BB cream.

Ni’Kita Wilson, seorang ahli kosmetik dari New Jersey Amerika Serikat mengatakan, BB cream diciptakan sebagai produk yang bisa langsung digunakan di wajah setelah mandi. Di awal pembuatannya, para ahli dari dermatologi Jerman menginginkan sebuah produk krim yang memberikan perlindungan pada kulit wajah sekaligus memiliki coverage.

Formula sederhana ini pada akhirnya menjadi kesukaan wanita di Korea Selatan, yang kemudian menyebar ke seluruh Asia. Jessica Wu yang merupakan penulis buku “Feed Your Face: Younger, Smooter Skin and a Beautiful Body in 28 Delicious Days” mengatakan, kebanyakan wanita Asia melakukan hingga 7 langkah perawatan wajah dengan skincare. Dengan menggunakan BB cream, maka waktu penggunaan skincare bisa dihemat.

BB cream diluncurkan pada musim semi 2011. Kini, hampir semua perusahaan kecantikan memiliki produk BB cream, mulai dari produk drug store hingga merek ternama. NPD Grup, sebuah perusahaan survei mengatakan, sekitar 2% wanita  pasti membeli BB cream. Sementara itu, 4 dari 5 wanita mengatakan akan terus membeli produk tersebut.

Lalu apa saja manfaat dari BB cream tersebut? Salah satunya adalah perlindungan dari sinar matahari dengan jumlah SPF 30 atau lebih. Hal ini banyak direkomendasikan oleh para ahli, untuk digunakan setiap hari. Selain itu, berikut ini adalah manfaat BB cream menurut Jessica Wu:

  1. Sebagai anti-aging yang mengandung antioksidan dan vitamin A, vitamin E, dan vitamin C.
  2. Dapat menjadi pelembap.
  3. Kandungannya dapat membantu menyamakan skin tone.
  4. Memberikan kilau wajah sebagai hasil akhir
  5. Kandungannya dapat membantu membuat kulit wajah terasa halus seperti yang diberikan foundation.

Namun, banyaknya manfaat yang ada dalam sebuah produk tidak membuat hal tersebut jauh dari kata sempurna. Produk tersebut memang memberikan perlindungan dan coverage yang bagus. Namun, belum bisa melembapkan kulit wajah secara maksimal. Selain itu, mencari warna BB cream yang sama dengan kulit Anda, menjadi salah satu tantangan karena produk ini memiliki shade warna yang terbatas. Biasanya hanya 3-5 warna saja dalam satu produk. Selain itu produk all-in-one ini juga memiliki kekurangan dengan tidak adanya kandungan untuk menghilangkan jerawat. Sebab menurut para ahli, obat penghilang jerawat tidak dapat disatukan dengan kandungan tabir surya. Orang-orang yang cocok menggunakan BB cream adalah wanita yang memiliki kulit normal dan berminyak, serta memiliki warna kulit dari light ke medium tone. Wanita yang tidak terlalu membutuhkan pelembap atau penghilang jerawat juga biasanya cocok memakai BB cream.

Kulit dan Kecantikan Read More

Tidak Sadar Makan ketika Tidur, Bagaimana Mengatasi Gangguan Makan saat Tidur?

Meski tidak selazim sleepwalking, gangguan makan saat tidur (NS-RED) dapat terjadi saat sleepwalking. Orang-orang dengan gangguan ini menyantap makanan saat mereka tidur. Mereka sering berjalan menuju dapur dan menyiapkan atau mengambil makanan di kulkas, tanpa mengingat pernah melakukanya.

Karena penderita sama sekali tidak bisa mengingat peristiwa makan tersebut, hal ini kemudian dikategorikan sebagai salah satu gangguan makan karena tidur. Jika gangguan makan saat tidur sering berlangsung, para pengidapnya akan mengalami kenaikan berat badan dan semakin rentan terhadap diabetes tipe 2.

Gangguan makan saat tidur juga memiliki “saudara” kembar yang dikenal sebagai night eating syndrome (NES). Yang membedakan NES dengan gangguan makan saat tidur (NS-RED) adalah penderita NES makan saat malam hari dengan keadaan tersadar dan tidak bisa tidur lagi sampai ia makan.

Berikut adalah gejala NES dan dapat berlangsung setidaknya hingga dua bulan.

  • Tidak berselera atau tidak memiliki nafsu makan saat sarapan.
  • Makan lebih banyak saat malam hari (makan malam) ketimbang jam makan lainnya.
  • Makan lebih banyak setelah jam makan malam.
  • Sering terbangun di malam hari, dan hanya bisa tidur lagi setelah ia makan.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, NS-RED dan NES dibedakan saat mereka makan dalam keadaan sadar atau tidak.

Kedua gangguan makan ini tentunya akan mengganggu asupan nutrisi seseorang, memicu rasa malu, depresi, hingga kenaikan berat badan.

Siapa yang Berisiko Terkena Gangguan Makan saat Tidur?

Meski pria atau wanita rentan terkena gangguan-gangguan ini, namun umumnya lebih banyak terjadi pada kaum hawa.

Wanita cenderung berisiko tinggi terkena sindrom malam makan (Night Eating Syndrome) karena sering melakukan diet di siang hari sehingga memicu rasa lapar di malam harinya.

Ditambah lagi, saat kita tidur kontrol terhadap tubuh dan rasa lapar melemah, sehingga makin memicu gangguan ini.

Dalam beberapa kasus, para penderita gangguan makan karena tidur dilaporkan memiliki riwayat kecanduan alkohol, penyalahgunaan narkoba, dan gangguan tidur lainnya.

Bagaimana Mengatasi Gangguan Makan saat Tidur?

Tentunya setiap gangguan kesehatan yang terjadi harus mendapatkan penanganan yang tepat dan efektif.

Pengobatan gangguan makan saat tidur dimulai dengan mewawancarai si penderita dan melakukan berbagai tes laboratorium untuk memantau aktivitas otak pasien saat malam hari.

Obat-obatan tertentu kadang bisa membantu mengatasi masalah ini. Namun, pil tidur harus dihindari karena dapat semakin memperburuk kondisi.

Perawatan tambahan lainnya seperti metode untuk melepaskan stres dan kecemasan direkomendasikan. Misalnya seperti, pelatihan relaksasi, konseling, dan membatasi asupan alkohol atau kafein.

Gangguan-gangguan makan saat tidur memang ada dan bisa saja menyerang setiap orang. Oleh karena itu, selalu jaga pola makan dan pola tidur yang sehat sebagai gaya hidup Anda untuk menghindari gangguan-gangguan tidur ini.

Perenting Read More

4 Cara Mengobati Psoriasis di Area Wajah dan Sekitarnya

Mengalami jerawat di wajah saja sudah membuat Anda kebingungan untuk membersihkannya, apalagi jika muncul psoriasis. Tentu saja hal ini membuat risih. Psoriasis di wajah tentunya sangat berbeda dengan psoriasis di bagian tubuh lainnya. Bagian kulit wajah biasanya lebih tipis dibandingkan kulit lainnya yang tentu saja harus berbeda perawatannya.

Pada wajah, biasanya psoriasis dijumpai di area alis, kulit antara hidung dan bibir atas, kulit di atas kening, dan garis rambut. Ada banyak pilihan untuk mengobati psoriasis di muka, terutama bagian-bagian tertentu ini. Lakukan konsultasi intens dengan dokter untuk mendapatkan hasil maksimal. Apa saja pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi psoriasis?

Sering-seringlah Anda untuk berkonsultasi dengan dokter ahli untuk mendapatkan hasil maksimal. Lalu apa saja pengobatan yang dapat dilakukan, simak penjelasannya berikut ini.

  1. Pengobatan untuk wajah

Ada beberapa jenis perawatan yang utama untuk psoriasis wajah. Para ahli merekomendasikan obat-obatan berikut ini:

  1. Obat kortikoateroid protein rendah. Contohnya: salep, krim, lotion, atau spray yang dapat mengurangi kemerahan serta pembengkakan.
  2. Vitamin D sintesis. Contohnya: salep dengan kandungan calcipotriene untuk memperlambat pertumbuhan sel kulit mati.
  3. Retinoid. Obat ini dapat membantu untuk menghilangkan dan meredakan peradangan yang terjadi. Namun, kulit berisiko teriritasi.
  • Pengobatan untuk lipatan mata

Pengobatan psoriasis lipatan mata dapat dilakukan dengan cara berikut ini:

  1. Obat kotrikosteroid khusus untuk mengobati scaling. Namun, jangan terlalu banyak menggunakan obat tersebut, karena adanya risiko katarak.
  2. Obat eksim pimecrolimus. Memang aromanya ‘menyengat’. Namun tenang saja, sebab obat jenis ini tidak akan memberi efek samping steroid.
  • Pengobatan untuk telinga

Pada beberapa kasus, psoriasis dapat menyerang telinga yang menyebabkan Anda kehilangan pendengaran. Dokter dapat membuang kulit mati yang menutupi telinga. Biasanya psoriasis tidak menyebabkan permasalahan hingga telinga bagian dalam. Salah satu cara untuk mengobati psoriasis di telinga adalah dengan kortikosteroid yang dapat diteteskan di telinga.

  • Pengobatan untuk sekitar mulut dan hidung

Pengobatan psoriasis khususnya pada  hidung dan mulut memerlukan:

  1. Krim atau salep khusus untuk area yang basah
  2. Larutan garam untuk berkumur, berfungsi menghilangkan rasa sakit

Agar penggunaan obat-obatan di atas efektif, perhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Gunakan obat dalam jumlah kecil.
  2. Berhati-hatilah saat mengoleskan krim dan salep di sekitar mata.
  3. Konsultasi dengan dokter
  4. Ikuti petunjuk dokter
  5. Jika terjadi efek samping, segera konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan solusi.
Perenting Read More

Panduan Olahraga bagi Lansia

Menerapkan gaya hidup aktif dan sehat adalah hal yang sangat penting bagi lansia. Olahraga ringan setiap hari, sudah lebih dari cukup untuk meningkatkan kekuatan, fleksibilitas dan keseimbangan orang berusia lanjut.

Berikut adalah panduan olahraga bagi lansia yang efektif, namun mudah dilakukan:

1. Latihan perut

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot perut. Caranya:

  • Berbaring di lantai, kemudian tarik napas dalam – dalam untuk mengencangkan otot perut.
  • Tahan napas selama 3 detik, kemudian lepaskan.
  • Ulangi 10 kali.

2. Push-up dinding

Latihan ini sama seperti push-up pada umumnya. Namun, tumpuan diletakkan pada dinding untuk meningkatkan kekuatan dada dan bahu. Caraya:

  • Berdiri menghadap ke dinding dengan jarak sekitar 3 meter.
  • Lalu letakkan tangan ke dinding seperti mendorong dinding. Luruskan punggung dan lakukan gerakan seperti push up atau mendorong.
  • Ulangi 10 kali.

3. Latihan panggul

Gerakan ini dilakukan untuk memperkuat otot punggung bagian bawah.

  • Ambil posisi seperti pada gambar, lalu sedikit miringkan pinggul Anda ke depan.
  • Tahan selama 3 detik. Lalu, lepaskan kembali ke posisi normal.
  • Ulangi 8 -12 kali.

4. Memutar bahu

Anda mungkin juga bisa melakukan gerakan ini saat duduk santai. Latihan memutar bahu baik untuk memperkuat otot postur tubuh dan meregangkan bagian dada.

  • Duduk tegap, lalu letakkan kedua tangan di pangkuan Anda.
  • Putar bahu atau pundak dan tekan agar posisi tidak terlalu dekat ke telinga.
  • Tahan selama 3 detik.
  • Lepaskan, lalu ulangi sebanyak 8 -12 kali.

5. Latihan Tumit

Untuk meningkatkan kekuatan kaki bagian bawah, berikut ini panduan olahraga bagi lansia:

  • Duduk di kursi dan letakkan telapak kaki sejajar dengan lantai.
  • Angkat jari – jari kaki atau berjinjit setinggi mungkin. Gerakan ini memperlancar sirkulasi darah di kaki.
  • Ulangi 20 kali.

6. Mengangkat lutut

Latihan ini berfungsi memperkuat paha dan lutut.

  • Duduk dan letakkan tangan di samping kursi.
  • Angkat kaki hingga paha berjarak 5 cm dari tempat duduk.
  • Tahan selama 3 detik, lalu perlahan turunkan kaki Anda.
  • Ulangi 8 – 12 kali dan beralih ke kaki yang lain.

7. Latihan punggung bagian atas

Gerakan ini bertujuan untuk melatih otot punggung dan bahu.

  • Taruh tangan kanan ke pundak kiri Anda.
  • Kemudian, tangan kiri mendorong bagian siku tangan kanan ke arah dada.
  • Tahan selama 20-30 detik.
  • Ulangi dan beralih untuk tangan yang berlawanan.

8. Memutar pergelangan kaki

Gerakan yang terlihat sederhana ini dapat membantu memperkuat otot betis dan membantu cara berjalan lansia agar lebih stabil.

  • Duduk di kursi, angkat kaki kanan dan perlahan putar pergelangan kaki 5 kali ke kanan dan kemudian 5 kali ke kiri.
  • Beralih untuk kaki yang berlawanan.

Bagaimana, mudah bukan olahraga bagi lansia dengan panduan di atas? Selamat mencoba.

Lansia Read More

4 Langkah Mudah untuk Merawat Kulit

Anda mungkin bisa dengan mudah mengetahui jenis kulit Anda dengan pengamatan sekilas. Apakah itu berminyak, kering, atau sensitif. Namun, apa Anda benar-benar mengetahui jenis kulit Anda? Mengetahui jenis kulit sangat penting untuk melakukan perawatan yang tepat. Hal ini bertujuan untuk mengurangi masalah yang semakin buruk, seperti munculnya jerawat, kulit yang kering, dan masalah lainnya.

Tidak peduli apapun jenis kulitnya, Anda butuh perawatan rutin untuk kulit wajah. Ada 4 langkah dasar yang dapat dilakukan di pagi dan malam hari.

  1. Cleansing

Pilihlah pembersih yang membuat kulit Anda kencang setelah dicuci. Bersihkan wajah Anda tidak lebih dari dua kali dalam sehari, atau bahkan lakukan hanya sekali jika Anda tidak memakai riasan, keluar rumah, atau memiliki kulit kering. Hindari mencuci yang berlebihan, hal ini akan mengurangi minyak alami pada wajah.
 

  • Serum

Serum dengan vitamin C atau peptida akan lebih baik dipakai pada pagi hari, sebelum Anda mengoleskan tabir surya. Di malam hari, retinol dan retinoid bisa bekerja maksimal.

  • Pelembap

Kulit yang berminyak juga membutuhkan pelembap, tapi dengan dosis yang ringan, berbasis gel, dan tidak menghalangi pori-pori kulit. Sebagian besar produk perawatan kulit, memiliki label kandungan pada kemasan.

  • Tabir surya

Oleskan tabir surya setidaknya yang mengandung SPF 30,15 menit sebelum beraktivitas di luar rumah. Sebab, diperlukan waktu untuk mengaktikfkan tabir surya. Warna kulit yang gelap membutuhkan perlindungan lebih banyak terhadap sinar matahari karena hiperpigmentasi lebih sulit untuk diperbaiki.

Untuk semua jenis kulit, ada beberapa tips perawatan.

  1. Jaga kulit tetap lembap
  2. Ganti sarung bantal seminggu sekali
  3. Cuci rambut sebelum tidur
  4. Gunakan tabir surya setiap hari dan aplikasikan 15 menit sebelum keluar ruangan

Melakukan perawatan kulit harus diawali dengan hal yang dasar dan sederhana untuk melihat reaksi kulit Anda. Jika sudah nyaman, maka Anda dapat menambahkan produk lain, seperti masker eksfoliasi atau perawatan lain yang dapat membantu menyehatkan kulit Anda.

Lalu, bagaimana cara melakukan perawatan kulit yang bermasalah? Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah kulit tanpa merusak kulit Anda. Berikut adalah beberapa cara yang sudah terbukti secara ilmiah.

  1. Jerawat

Perawatan jerawat sebenarnya tergantung pada seberapa serius jerawat yang diderita. Perawatan kulit secara keseluruhan adalah langkah yang penting dalam mengobati jerawat. Namun untuk jerawat ringan Anda dapat menggunakan produk yang mengandung:

  • Asam salisilat
  • Benzoyl peroxide
  • Asam alfa hidroksi
  • Adapalene
  • Minyak pohon teh (tea tree oil)

  • Filament sebaceous

Adalah tabung kecil seperti silinder di pori-pori wajah yang berwarna kuning keputihan. Ini sering dianggap komedo. Padahal sebenarnya komedo adalah jenis jerawat yang teroksidasi. Filament ini dapat membuat pori-pori Anda terlihat besar dan menggoda Anda untuk mencabutnya dari kulit. Tetapi metode ini memiliki lebih banyak efek samping daripada manfaatnya. Perawatan kulit yang dapat dilakukan adalah dengan alat ekstraksii. Alat ini berupa logam kecil dengan lingkaran kecil di ujungnya.

  • Blemish, bekas luka, dan hiperpigmentasi

Noda, bekas luka, dan bintik gelap di wajah dapat berlangsung mulai dari beberapa minggu hingga enam bulan, sebelum akhirnya memudar. Lakukan perawatan segera untuk bekas dan noda luka dengan riasan atau tabir surya, untuk menghindari kerusakan lebih parah karena sinar matahari. Bahan-bahan ini dapat membantu memudarkan bekas luka:

  • Silikon
  • Madu
  • Vitamin C
  • Niacinamide

Asam retinoate

Kulit dan Kecantikan Read More